Fasilitasi Pengajuan Kredit Ultra Mikro, AgenBRILink Jadi Andalan Pelaku Usaha

- Jurnalis

Jumat, 4 Februari 2022 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan , NTTPedia.id,,– Pelaku usaha segmen ultra mikro kini dapat mengajukan kredit Ultra Mikro (UMi) lebih dekat, aman, dan cepat melalui Agen BRILink. Kredit Ultra Mikro merupakan fasilitas pembiayaan dengan nilai pinjaman sampai dengan Rp10 juta. Hal ini merupakan bagian dari sinergi holding Ultra Mikro antara BRI, Pegadaian, dan PNM.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa melalui integrasi ekosistem ultra mikro, pihaknya terus membuka akses layanan keuangan seluas-luasnya kepada masyarakat. Salah satunya adalah akses pengajuan pinjaman ultra mikro yang lebih dekat, melalui Agen BRILink.

Akses pembiayaan untuk pelaku usaha ultra mikro yang disalurkan tersebut merupakan upaya untuk menaik-kelaskan para pelaku usaha ultra mikro. Hal tersebut terus didorong BRI, sebagaimana tampak dari komitmen perseroan yang menjadi induk Holding BUMN Ultra Mikro.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan jangkauan AgenBRILink yang luas, kami harapkan pelaku usaha ultra mikro dapat mengajukan pembiayaan dengan lebih mudah dan dekat. Fasilitas pembiayaan ini lah yang kemudian akan menjadi ‘bahan bakar’ pelaku usaha ultra mikro dalam meningkatkan skala bisnisnya,” kata Sunarso.

Baca Juga :  Kinerja Himbara Positif, BRI Optimistis Soal Pemulihan Ekonomi Nasional

Di samping itu, Sunarso menyebut AgenBRILink terus mencatatkan kinerja positif untuk melayani kebutuhan layanan keuangan masyarakat. Pihaknya mengungkapkan bahwa dari sisi jumlah Agen telah mengalami peningkatan, sesuai dengan upaya BRI memperluas jangkauan pada masyarakat di seluruh Indonesia.

Jumlah Agen BRILink pun disebut telah meningkat signifikan hingga menyentuh 503.151 agen pada akhir Desember 2021. Di sepanjang tahun 2021, referral pinjaman melalui AgenBRILink juga tercatat tumbuh 333,31% dengan total plafon Rp4,36 triliun.

Semangat untuk membawa pelaku usaha ultra mikro naik kelas ini juga dibawa oleh Muhammad Nasir, Agen BRILink di Jalan Starban no 4 Medan, Sumatera Utara. Nasir mengungkapkan fasilitas kredit ultra mikro ini menuai respon positif dari masyarakat sekitar.

Nasir menceritakan, pelaku usaha ultra mikro yang mengajukan pinjaman melalui dirinya menyambut baik upaya BRI untuk mengangkat perekonomian. Melalui pembiayaan ini pula, Nasir menyebut pelaku usaha ultra mikro punya tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.

Dirinya juga bilang pelaku usaha di sekitarnya merasa sangat terbantu dengan pinjaman yang diberikan untuk meningkatkan skala bisnisnya berkat adanya fasilitas kredit ultra mikro tersebut.

Baca Juga :  Ditengah Pandemi, BRI Buka Lowongan Kerja Untuk Talenta Millenials Berbakat

“Bagi saya, menjadi Agen BRILink menjadikan saya dapat turut membantu banyak orang. Karena kehadiran saya bisa menjembatani masyarakat untuk bisa memperoleh layanan perbankan lebih dekat tanpa perlu ke kantor bank,” kata Nasir.

Nasir telah bergabung dan berkontribusi untuk memberikan layanan perbankan dengan menjadi Agen BRILink sejak 7 Oktober 2017. Saat pertama kali bergabung, Nasir menjadi salah satu agen penyalur bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). 

Menyadari perannya sebagai Agen BRILink memiliki dampak positif bagi masyarakat, dirinya kemudian mengimplementasikan layanan perbankan lain seperti Tarik tunai, transfer, dan berbagai fitur lainnya.

Nasir berharap perannya sebagai AgenBRILink dapat mendorong geliat perekonomian di sekitarnya.

“Masyarakat bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan dan ini yang saya harapkan bisa membantu perekonomian dengan mudah, dekat, dan canggih serta tanpa batas waktu,” tegas Nasir. 

Dalam periode Oktober hingga Desember 2021, jumlah transaksi yang dibukukan oleh Nasir sebagai agen BRILink mencapai 6.929 kali. Adapun volume transaksi pada periode yang sama mencapai Rp4,69 miliar.(AP)

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang
Tokoh Masyarakat Fatukoa Keluhkan Jalan Molo Oetun dan Titus Nau Tak Dikerjakan, Proyek Diduga Tak Sesuai Papan Informasi
Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Kemenkopolkam Apresiasi Kekompakan Tim SAR Gabungan dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah
Jasad Pelatih Valencia B Ditemukan di Selat Padar, Dua Anaknya Masih Hilang
Pencarian Hari Ke-10, Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Satu Korban KM Putri Sakinah
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sampaikan Duka Meninggalnya Ibunda AMR, Minta Komdigi Awasi Akun Penyebar Fitnah
Gubernur NTT Temui Keluarga Korban KM Putri Sakinah Asal Spanyol di Labuan Bajo

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:59 WIB

Kemenkopolkam Apresiasi Kekompakan Tim SAR Gabungan dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:06 WIB

Jasad Pelatih Valencia B Ditemukan di Selat Padar, Dua Anaknya Masih Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:01 WIB

Pencarian Hari Ke-10, Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Satu Korban KM Putri Sakinah

Berita Terbaru

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan perpajakan agen asuransi yang dinilai tidak adil dan menimbulkan ketidakpastian hukum, menyusul pemberlakuan PMK-168/PMK.03/2023, implementasi Core Tax Administration System, serta munculnya tafsir keliru atas PMK 81/2024.

Berita

PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Senin, 12 Jan 2026 - 19:51 WIB