Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borong, NTTPedia.id,– Kepedulian insan pendidikan di Nusa Tenggara Timur kembali terlihat melalui aksi gotong royong membantu seorang anak sekolah dasar berinisial NTL yang tengah berjuang melawan HIV dan TB paru.

 

Gerakan kemanusiaan ini melibatkan para guru dan kepala sekolah SMA/SMK di Kabupaten Manggarai Timur yang secara bersama-sama membuka donasi untuk meringankan beban pengobatan dan kebutuhan hidup NTL. Donasi tersebut akan melibatkan seluruh insan Pendidikan SMA/SMK se NTT.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan pihaknya merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

 

” Bapak Gubernur menyampaikan bahwa pemerintah tidak boleh abai terhadap kondisi anak ini. Beliau menegaskan agar segera dilakukan pengecekan langsung di lapangan dan memastikan negara hadir memberikan solusi,” kata Ambrosius kepada wartawan di Kupang, Rabu, 22/04/2026.

 

Ia menambahkan, Gubernur juga meminta agar seluruh kebutuhan NTL dipetakan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

 

” Pesan Bapak Gubernur jelas, kita harus bergerak cepat, melihat langsung kondisi anak ini di Elar, Manggarai Timur, dan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran serta berkelanjutan,” lanjutnya.

 

Menurut Ambrosius, solidaritas seperti ini penting untuk terus dibangun, agar setiap anak tetap memiliki kesempatan untuk hidup sehat dan melanjutkan pendidikan.

 

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Manggarai Timur, Frumensius Hemat, menjelaskan bahwa gerakan donasi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan dan petunjuk Gubernur NTT melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

 

“Berdasarkan arahan tersebut, kami telah membuka open donasi untuk meringankan beban NTL Kegiatan ini melibatkan seluruh insan pendidikan di Kabupaten Manggarai Timur,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, bantuan yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung biaya pengobatan rutin, kebutuhan gizi, serta keberlangsungan pendidikan NTL.

 

Untuk mendukung gerakan tersebut, masyarakat yang ingin berdonasi dapat menyalurkan bantuan melalui rekening Bank NTT atas nama MKKS SMA Kabupaten Manggarai Timur dengan nomor rekening Bank NTT, 1006580382.

 

Setelah melakukan transfer, donatur diminta melakukan konfirmasi melalui nomor 085338311508 atas nama Frumensius Hemat selaku Ketua MKKS SMA Manggarai Timur.

 

Diketahui NTL merupakan anak yatim piatu yang tinggal bersama kakek dan neneknya. Dalam kesehariannya, ia harus menjalani kontrol rutin ke fasilitas kesehatan, yang membutuhkan biaya tidak sedikit, termasuk transportasi dan kebutuhan penunjang lainnya.

 

Meski dalam keterbatasan, NTL tetap menunjukkan semangat untuk bersekolah dan meraih cita-citanya seperti anak-anak seusianya.

 

Kepala SMA Negeri 1 Elar, Hermanus Ernus bersama rekan gur ketika turun langsung melihat kondisi NTL di Kediamannya. NTL merupakan anak yatim piatu dan saat ini Ia tinggal bersama kakek dan neneknya di sebuah pondok sederhana. Foto : Dok Dinas PK NTT

Diberitakan sebelumnya, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dikabarkan mengetahui kondisi NTL setelah melihat video yang beredar di media sosial TikTok. Kisah tersebut dibagikan oleh akun Berita NTT dan langsung menggugah empati orang nomor satu di NTT itu.

 

Tersentuh dengan kondisi yang dialami Tasia, Gubernur segera menginstruksikan langkah cepat dengan memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT untuk turun langsung ke lapangan.

 

Instruksi tersebut mencakup kunjungan ke kediaman NTL di Elar, Kabupaten Manggarai Timur, sekaligus melakukan pemetaan kebutuhan bantuan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan dasar lainnya demi menjamin masa depan NTL.(AP)

 

 

Berita Terkait

Serena Francis Terima GMNI Kupang, Bahas Isu Perempuan dan Program Ina Kasih
Kolaborasi Emanuel Foundation dan Dinas Pendidikan NTT, Latih 120 Guru di TTS
Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat
Wali Kota Kupang: Halal Bihalal Ajang Refleksi dan Perkuat Persaudaraan
BI NTT dan Kemenag Gelar Halal Festival 2026, Dorong Ekonomi Syariah di Kupang
Otoritas Jasa Keuangan Desak BNI Tuntaskan Kasus Nasabah Aek Nabara
Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan
Strategi Talent Scouting Melki–Johni Antar Ribuan Siswa NTT Tembus SNBP 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:37 WIB

Serena Francis Terima GMNI Kupang, Bahas Isu Perempuan dan Program Ina Kasih

Rabu, 22 April 2026 - 16:13 WIB

Kolaborasi Emanuel Foundation dan Dinas Pendidikan NTT, Latih 120 Guru di TTS

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim

Selasa, 21 April 2026 - 20:28 WIB

Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat

Minggu, 19 April 2026 - 15:21 WIB

Wali Kota Kupang: Halal Bihalal Ajang Refleksi dan Perkuat Persaudaraan

Berita Terbaru