MEREKAM KOTA Hadir Kembali, SkolMus Luncurkan Open Donasi di kitabisa.com

- Jurnalis

Sabtu, 23 April 2022 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, NTTPedia.id,- Sekolah Musa (SkolMus) berencana kembali menggelar Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA di Kota Lama, Kota Kupang, pada bulan Oktober mendatang.
Di tahun 2020, Program Pengarsipan Publik MEREKAM KOTA: Memori, Ruang, Imajinasi mengumpulkan 1.500 arsip. Sebanyak 150 arsip dipilih dan dipamerkan di Pabrik Es Minerva dalam Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA pada 17-31 Oktober 2020. Pameran ini dikunjungi oleh lebih dari 1200 pengunjung.

Program pengarsipan dua-tahunan ini kembali hadir dengan tema RUANG BERKUMPUL. MEREKAM KOTA 2022 ingin mendokumentasikan perubahan sosial
pada berbagai ruang dan dari berbagai posisi pandang serta rasa para pengguna
ruang kota. Kali ini, MEREKAM KOTA akan mengeksplorasi rupa-rupa RUANG
BERKUMPUL dan metamorfosisnya dengan meletakkan simpul utama di Kota
Lama, Kupang. Berbagai realitas hari ini dan memori-memori masa silam tentang
me-ruang dan me-ngumpul menjadi bingkai Program Pengarsipan Publik MEREKAM KOTA 2022.

MEREKAM KOTA mengumpulkan berbagai arsip seperti foto, video, audio, dokumen
maupun sejarah lisan yang berkaitan dengan sejarah Kota Kupang dari keluarga-keluarga, dan menyajikannya kepada publik dalam bentuk pameran arsip.

Ifana Tungga, Manajer Program MEREKAM KOTA 2022, dalam keterangan persnya
mengatakan, “Sejak awal, MEREKAM KOTA berjalan dengan spirit partisipasi publik.
Mulai dari proses pengarsipan, pencarian informasi, persiapan pameran, bahkan
hingga saat pameran berlangsung, publik memiliki peran yang penting untuk
melakukan gerakan bersama MEREKAM KOTA.”
MEREKAM KOTA mengajak publik untuk berpartisipasi memberikan donasi lewat
laman kitabisa.com/ruangberbagimk22. Donasi yang diberikan akan dimanfaatkan untuk memperlancar berbagai proses persiapan hingga pelaksanaan pameran.

Baca Juga :  Bank NTT dan Perumda Air Minum Kota Kupang Sepakat Tingkatkan Layanan Air Bersih

Dukungan yang diberikan sangat penting agar MEREKAM KOTA dapat terus membagikan cerita penjelajahan ruang dan waktu tentang Kupang.

Informasi selengkapnya terkait MEREKAM KOTA dan donasi dapat dilihat lewat website MEREKAM KOTA, merekamkota.org, dan juga dari Instagram @memoriruangimajinasi.(AP)

Berita Terkait

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 
Serial Hukum Pro Bono, Ketika Mantan Hakim Memilih Membela Rakyat Kecil
DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Tingkatkan konsolidasi Internal Hadapi Tantangan Politik di Masa Depan
DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Ketua DPW NasDem NTT  Ajak Seluruh Elemen berkolaborasi Bangun NTT
DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Gubernur NTT Beri Apresiasi: Tema Sangat Relevan dengan Momentum HUT Provinsi NTT Ke-67
Kerja Nyata untuk Pendidikan di TTS, SPK Serahkan Aula Serba Guna untuk SD GMIT Soe II
Disupport kementerian kebudayaan Via  Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah XVI NTT pegiat & pelestari budaya Sabu Raijua gelar Pameran Cerita Rakyat 

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Senin, 29 Desember 2025 - 11:49 WIB

Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 

Minggu, 28 Desember 2025 - 19:44 WIB

Serial Hukum Pro Bono, Ketika Mantan Hakim Memilih Membela Rakyat Kecil

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:13 WIB

DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Tingkatkan konsolidasi Internal Hadapi Tantangan Politik di Masa Depan

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:58 WIB

DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Ketua DPW NasDem NTT  Ajak Seluruh Elemen berkolaborasi Bangun NTT

Berita Terbaru

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan perpajakan agen asuransi yang dinilai tidak adil dan menimbulkan ketidakpastian hukum, menyusul pemberlakuan PMK-168/PMK.03/2023, implementasi Core Tax Administration System, serta munculnya tafsir keliru atas PMK 81/2024.

Berita

PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Senin, 12 Jan 2026 - 19:51 WIB