Ikut Jejak Jonathan Nubatonis, Kader Perindo di TTS “Balik Badan” Dukung Paket SIAGA

- Jurnalis

Senin, 21 Oktober 2024 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

So’e, NTTPedia.id,- Mundurnya Jonathan Nubatonis sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo NTT Berbuntut Panjang. Nubatonis rela tinggalkan kursi empuk ketua DPW hanya untuk mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA).

Gerakan balik badan Nubatonis ini rupanya diikuti sejumlah kader partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu.

 

Terbaru, Ketua PAC Perindo Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten TTS, Yoksan Tenis, dengan tegas menyatakan sikap mundur dari Partai Perindo, sekaligus mengalihkan dukungan dari Melki – Johni ke Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu

 

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan saat paket SIAGA menggelar kampanye terbatas di desa Tumu, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten TTS, Senin (21/10/2024) siang.

 

“Hari ini secara resmi saya nyatakan mundur dari jabatan sebagai ketua PAC Perindo Amanuban Tengah,” tegas Yoksan Tenis.

 

Keputusan yang sangat berani itu diambil Yoksan untuk membuktikan bahwa Simon Petrus Kamlasi adalah harga diri orang Timor.

 

Bagi mereka SPK merupakan akronim dari Simon Pulang Kampung, karena itu tidak ada tempat bagi kandidat lain di TTS, kampung halaman Simon Petrus Kamlasi.

 

“Bapak SPK adalah putra terbaik dari TTS, karena itu kami tidak akan pernah meninggalkan bapak SPK, walau nyawa taruhannya,” ungkap Yoksan.

 

Yoksan menegaskan, Ia tidak mundur seorang diri. Ribuan simpatisan partai Perindo yang ada di belakangnya “mengalir” ke paket SIAGA.

 

Menyikapi pernyataan dukungan tersebut, ketua Tim Kualisi kabupaten TTS, Sandy Rupidara, mengapresiasi keberenian ketua PAC Perindo Amanuban Tengah.

 

“Orang Timor harus cerdas dan berani,” tegas Sandy Rupidara.

 

Dia mengingatkan agar masyarakat NTT khususnya TTS untuk tidak “menjual” saudaranya sendiri.

 

“Ingat, jangan jual leluhur kita, jangan jual tanah kita, jangan jual saudara kita SPK hanya dengan Rp50 ribu,” tegas Sandy.

 

“Tetapkan hati untuk memilih orang kita bapak Simon Petrus Kamlasi menjadi Gubernur NTT,” pungkas Sandy. ***

Berita Terkait

Situasi Politik Alor Memanas, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi Hoaks
Refleksi 140 Tahun Kota Kupang, Wali Kota Tekankan Pelayanan dan Kebersamaan
Kado HUT Kota Kupang, Wali Kota Terima Penghargaan Strategic Leadership
Temui Menteri Maruarar di Jakarta, Serena Francis Bawa Pulang 500 Unit Rumah BSPS
Wawali Serena Francis Buka Jambore, Pramuka Kota Kupang Siap Bangkit
Serena Francis Terima GMNI Kupang, Bahas Isu Perempuan dan Program Ina Kasih
Wali Kota Kupang: Halal Bihalal Ajang Refleksi dan Perkuat Persaudaraan
Serius Berantas TPPO dan TPPA, Polda NTT Gandeng Pemprov Razia Pub hingga Edukasi Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:57 WIB

Situasi Politik Alor Memanas, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi Hoaks

Sabtu, 25 April 2026 - 13:43 WIB

Kado HUT Kota Kupang, Wali Kota Terima Penghargaan Strategic Leadership

Kamis, 23 April 2026 - 20:05 WIB

Temui Menteri Maruarar di Jakarta, Serena Francis Bawa Pulang 500 Unit Rumah BSPS

Kamis, 23 April 2026 - 19:53 WIB

Wawali Serena Francis Buka Jambore, Pramuka Kota Kupang Siap Bangkit

Rabu, 22 April 2026 - 16:37 WIB

Serena Francis Terima GMNI Kupang, Bahas Isu Perempuan dan Program Ina Kasih

Berita Terbaru