Polairud Polda NTT Bantu Warga Sikka yang Rumahnya Roboh Akibat Cuaca Ekstrem

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 18:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka, NTTPedia.id – Direktorat Polairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Markas Unit (Marnit) Sikka kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Tim Crew Kapal Patroli Polairud sigap membantu warga di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, setelah hujan deras dan angin kencang merobohkan satu rumah warga.

Rumah milik Samir (45), seorang nelayan rata dengan tanah akibat diterjang cuaca buruk. Ia tinggal bersama istri, Tita Maasing (31) dan tiga anak mereka, Rehan (14), Jihan (7), dan Rahin (4). Saat ini, keluarga tersebut mengungsi di rumah kerabat sambil menunggu upaya perbaikan rumah.

Sejak pukul 08.00 hingga 11.15 WITA, personel Polairud bersama warga bergotong royong membersihkan puing-puing dan mengumpulkan material yang masih bisa digunakan, seperti seng, kayu, dan peralatan rumah tangga.

Tak hanya membantu secara fisik, sekitar pukul 11.30 WITA, tim Polairud juga memberikan bantuan logistik berupa, 5 karung beras, 5 papan telur ayam, 3 liter minyak goreng, 2 dus mi instan, 5 dus air minum kemasan, 1 bal roti dan 10 bungkus biskuit.

Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan personel dari KP. Sukur XXII-3007, KP. Ndao XXII-3009, dan KP. Turangga XXII-3013, serta didukung satu unit rubber boat milik Ditpolairud Polda NTT.

Aksi cepat tersebut disambut penuh haru dan rasa syukur oleh keluarga korban serta warga sekitar. “Kalau tidak ada bantuan, kami bingung harus bagaimana. Terima kasih banyak kepada bapak-bapak polisi yang sudah peduli,” ungkap Samir, Minggu (5/10/2025).

Sementara itu, Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, menegaskan bahwa kehadiran Polairud dalam setiap bencana merupakan bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

“Respon cepat ini bagian dari tugas kemanusiaan Polairud. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan laut, tetapi juga hadir membantu warga yang terkena musibah. Kepedulian ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya.

Irwan menambahkan, Polairud Polda NTT akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar kebutuhan warga terdampak bencana dapat segera terpenuhi.

Berita Terkait

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat
Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan
1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak
Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers
Pesta Sambut Baru di Mabar Tak Bisa Sembarangan, Wajib Izin Keramaian dan Tanpa Miras
PDI Perjuangan NTT Kembali Salurkan Susu untuk 7 Bayi Prematur di Maumere
Land4Lives Tutup Kegiatan di NTT, Capaian Diserahkan kepada Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak

Jumat, 25 September 2026 - 19:34 WIB

Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers

Berita Terbaru