Kopda Anumerta Satria Taopan Gugur Ditembak KKB, Gubernur NTT Datangi Rumah Duka

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Prajurit TNI AD asal Kelurahan Oepura, Kota Kupang, NTT, Kopda Anumerta Satria Tino Taopan menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB), di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Kopda Anumerta Satria Tino Taopan merupakan anggota Batalyon 121 Macan Kumbang, yang saat ini ditugaskan sebagai anggota Satgas Pamtas Mobile Yonif 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan.

Ayah Kopda Anumerta Satria Tino Taopan, Dominggus Taopan mengungkapkan, sebelum anaknya gugur, mereka masih sempat berkomunikasi melalui chat WhatsApp pada pagi hari.

Sehingga beberapa saat kemudian, ia dikabari lagi bahwa anaknya telah gugur akibat ditembak KKB. Ia sempat tidak percaya informasi itu sebab sebelumnya mereka masih sempat berkomunikasi menanyakan kabar.

“Saya dapat informasi dari temannya bahwa Satria sudah tidak bersama kita lagi. Saya sempat tidak percaya,” ungkapnya, Sabtu 10/1/2026).

Menurut Dominggus, proses evakuasi jenazah putranya sempat terkendala cuaca dan keamanan. Ia mendapatkan kabar bahwa proses evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati lantaran masih adanya KKB di lokasi gugurnya Praka Satria.

Kejadian ini membawa duka mendalam bagi keluarga termasuk Gubernur NTT Melki Laka Lena. Hal ini terlihat saat Ia melayat dan memberikan dukungan kepada keluarga di rumah duka.

“Besok saat pemakaman nanti saya datang lagi,” kata Gubernur Melki Laka Lena kepada kedua orang tua Kopda Anumerta Satria Tino Taopan.

Untuk diketahui, jenazah Kopda Anumerta Satria Tino Taopan diterbangkan dari Timika, Jumat (9/1/2026) pagi dan baru tiba di Bandara El Tari Kupang, pada Sabtu (10/1/2026 dini hari tadi.

Rencananya, jenazah Kopda Anumerta Satria Tino Taopan akan dimakamkan secara militer di taman makam pahlawan (TMP) Dharma Loka Kupang, pada Minggu (11/1/2026) siang.

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Berita Terbaru