Arahan Gubernur NTT, Dinas Pendidikan NTT Siapkan Rumah Singgah untuk NTL Saat Berobat ke Ruteng

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 21:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMA Negeri 1 Elar, Hermanus Ernus bersama rekan gur ketika turun langsung melihat kondisi NTL di Kediamannya. NTL merupakan anak yatim piatu dan saat ini Ia tinggal bersama kakek dan neneknya di sebuah pondok sederhana. Foto : Dok Dinas PK NTT

Kepala SMA Negeri 1 Elar, Hermanus Ernus bersama rekan gur ketika turun langsung melihat kondisi NTL di Kediamannya. NTL merupakan anak yatim piatu dan saat ini Ia tinggal bersama kakek dan neneknya di sebuah pondok sederhana. Foto : Dok Dinas PK NTT

Kupang, NTTPedia.id,- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus menunjukkan kepedulian terhadap kondisi NTL (11), bocah yatim piatu asal Elar, Kabupaten Manggarai Timur yang tengah berjuang melawan TB Paru dan HIV/AIDS stadium 3.

 

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menginstruksikan agar dilakukan pemetaan kebutuhan bantuan yang bisa diberikan kepada NTL, baik dari sisi pendidikan maupun dukungan lainnya yang dibutuhkan untuk menunjang keberlangsungan hidup dan masa depan NTL

 

Sebagai bentuk tindak lanjut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan rumah singgah bagi NTL dan keluarganya saat menjalani pengobatan di Ruteng. Sebelumnya pendidikan juga sudah membuka donasi internal insan pendidikan se NTT untuk membantu NTL. Saat ini arus donasi terus terkumpul.

 

Langkah ini diambil untuk meringankan beban biaya transportasi yang selama ini menjadi kendala utama keluarga dalam mengakses layanan kesehatan.

 

” Kami sementara berkoordinasi dengan Ketua MKKS Kabupaten Manggarai untuk menyiapkan rumah singgah bagi anak NTL dan keluarganya jika berobat ke Ruteng,” ujar Ambrosius.

 

Saat ini kata Ambrosius, Pihak cabang Dinas dan MKKS serta insan pendidikan di Manggarai Timur dan Manggarai sementara menyiapkan rumah singgah yang representatif untuk NTL. Bila berobat ke Ruteng kata Ambrosius, Rumah Singgah ini bisa dimanfaatkan oleh NTL bersama keluarga agar mobilisasinya bisa lebih terarah karena akan dibantu juga oleh guru guru yang berada di Ruteng.

 

Diketahui, saat ini NTL menjalani rawat jalan di RSUD Ben Mboi Ruteng setelah sebelumnya sempat dirawat di RSUD Borong. Keputusan pemindahan lokasi pengobatan dilakukan karena pertimbangan jarak tempuh yang lebih dekat dari tempat tinggalnya.

 

Meski biaya pengobatan telah ditanggung melalui BPJS Kesehatan, keluarga NTL masih menghadapi kesulitan dalam membiayai transportasi setiap kali harus melakukan kontrol rutin ke rumah sakit.

 

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Pendidikan NTT tidak hanya bergerak dalam aspek pendidikan, tetapi juga berupaya membantu kebutuhan dasar yang mendukung keberlangsungan pengobatan NTL.

 

Selain penyediaan rumah singgah, upaya solidaritas juga datang dari kalangan pendidikan di Manggarai Timur. Para kepala sekolah dan guru SMA/SMK setempat telah melakukan penggalangan donasi secara internal.

 

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Manggarai Timur, Frumensius Hemat, mengatakan pihaknya juga membuka donasi terbuka yang melibatkan seluruh insan pendidikan di daerah tersebut.

 

” Donasi ini sebagai bentuk kepedulian bersama untuk membantu meringankan beban yang dialami Tasia dan keluarganya,” ujarnya.

 

Langkah-langkah ini kata Ambrosius merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur NTT, yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam membantu anak-anak yang menghadapi kondisi sulit.(AP)

Berita Terkait

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar
KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti
PA GMNI NTT Kembali Gerakkan Aksi Kemanusiaan, Kini untuk Korban Gempa Sumba
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Ada Korban Jiwa
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, Rumah, Gereja hingga Kuburan Dilaporkan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07 WIB

BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti

Berita Terbaru