Wakil Wali Kota Kupang Temui Wamenkes, Bahas Cath Lab Jantung hingga Rumah Medis Spesialis

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NTTPedia.id – Pemerintah Kota Kupang terus mendorong percepatan peningkatan layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan strategis antara Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, dengan Wakil Menteri Kesehatan I Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Gedung Adhyatma Lantai 2, Jakarta Selatan, Senin (4/5).

Dalam pertemuan tersebut, Serena didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes dan Direktur RSUD S.K. Lerik Kota Kupang, dr. Maria Veronica Ivonny D. Ray.

Pertemuan berlangsung hangat dan produktif dengan fokus pada penguatan sistem pelayanan kesehatan di Kota Kupang, mulai dari fasilitas layanan dasar hingga peningkatan layanan medis spesialis dan infrastruktur rumah sakit.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijawab secara serius dan berkelanjutan oleh pemerintah daerah.

“Kami datang membawa kebutuhan nyata masyarakat Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang ingin memastikan pelayanan kesehatan semakin dekat, cepat, modern, dan mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat saat ini,” ujar Serena.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Kupang menyampaikan sejumlah usulan prioritas. Salah satunya penambahan puskesmas di Kecamatan Kelapa Lima guna memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar seiring pertumbuhan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Selain itu, Pemkot Kupang juga mengusulkan penambahan ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU) untuk pelayanan Cath Lab jantung guna memperkuat penanganan pasien penyakit jantung dan kasus darurat kardiovaskular, baik di Kota Kupang maupun wilayah penyangga sekitarnya.

Pemerintah Kota Kupang juga mendorong peningkatan utilisasi layanan Cath Lab agar fasilitas kesehatan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus mendukung pengembangan layanan rujukan di RSUD S.K. Lerik.

Di bidang sumber daya manusia kesehatan, perhatian khusus diberikan pada peningkatan kapasitas tenaga medis, terutama bagi pelayanan di ruangan cytotoxic yang membutuhkan kompetensi khusus dan standar keamanan tinggi.

Tak hanya itu, Pemkot Kupang turut membahas rencana pembangunan rumah medis spesialis dan mess paramedis sebagai bagian dari strategi meningkatkan kenyamanan tenaga kesehatan sekaligus kualitas pelayanan rumah sakit secara menyeluruh.

Dari sisi infrastruktur, pemerintah juga mengusulkan rehabilitasi ruang radiologi serta perbaikan lift RSUD S.K. Lerik guna menunjang pelayanan kesehatan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Serena menegaskan, seluruh usulan tersebut merupakan bagian dari langkah percepatan transformasi layanan kesehatan di Kota Kupang menuju sistem kesehatan daerah yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin pembangunan kesehatan di Kota Kupang berjalan merata dan berkelanjutan. Karena pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya soal gedung dan alat, tetapi juga tentang menghadirkan rasa aman, kepastian, dan harapan bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan I RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kota Kupang.

Ia menyatakan kesiapan Kementerian Kesehatan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan, baik pada fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang.

Pertemuan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam membangun kolaborasi aktif dengan pemerintah pusat demi menghadirkan layanan kesehatan yang modern, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Berita Terbaru