Kupang, NTTPedia.id,- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ambrosius Kodo, memiliki kebiasaan tersendiri dalam menjalani rutinitas sehari-hari. Ia memilih berjalan kaki menuju rumah seusai bekerja, ketimbang menggunakan kendaraan dinas.
Kebiasaan tersebut bukan hal baru bagi Ambrosius. Tradisi berjalan kaki telah ia lakukan sejak masih menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT. Hingga kini, kebiasaan itu tetap dipertahankan sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan upaya menjaga kebugaran di tengah padatnya aktivitas sebagai pejabat publik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah Ambrosius Kodo berada di Jalan Nitneo Oelbikusi, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Sementara Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT berlokasi di Jalan Jenderal Soeharto, Naikoten, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.
Dalam video yang dilihat NTTPedia.id, Ambrosius menyatakan akan mulai membatasi penggunaan kendaraan dinas dan lebih sering berjalan kaki, baik saat pulang maupun menuju kantor. Kebiasaan tersebut mulai diterapkannya pada Selasa, (23/6/2026 dan akan disesuaikan dengan kondisi serta ritme tugasnya sebagai kepala dinas.
” Selamat sore. Hari ini saya pulang jalan kaki ke rumah sekaligus olahraga. Mobil ditinggal di kantor. Besok atau lusa juga saya ke kantor tidak menggunakan mobil dinas,” kata Ambrosius dalam video yang beredar, Selasa, 23/6/2026.
Sebelum meninggalkan kantor, Ambrosius terlebih dahulu melakukan absensi sore melalui sistem fingerprint. Ia juga terlihat menyapa sejumlah staf di pelataran kantor dan meminta kendaraan dinas tetap diparkir di kantor.
Selain itu, Ambrosius meminta stafnya untuk tidak menjemput dirinya pada keesokan hari karena ia berencana berjalan kaki menuju kantor.
” Mobil simpan di sini saja, di kantor. Besok juga kamu tunggu di sini saja,” ujar Ambrosius kepada stafnya.
Salah satu pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT yang dikonfirmasi NTTPedia.id mengatakan langkah yang diambil Ambrosius merupakan bagian dari upaya efisiensi sekaligus menjaga kesehatan.
” Ini bagian dari efisiensi penggunaan BBM karena kendaraan dinas tidak dipakai setiap hari. Di samping penghematan, ini juga menjadi cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” kata sumber tersebut.(AP)







