Tokoh Masyarakat Ende Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Waspadai Hoaks

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, NTTPedia.id – Tokoh masyarakat dan tokoh agama di Desa Sokoria dan Sokoria Selatan, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mempererat persaudaraan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Ajakan tersebut disampaikan Tokoh Masyarakat Desa Sokoria, Thomas Sao, saat bertemu dengan warga dalam suasana penuh kekeluargaan.

Ia mengatakan, kedamaian dan kerukunan merupakan fondasi utama bagi kehidupan masyarakat yang harmonis.

Thomas mengatakan, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi penyebab rusaknya hubungan persaudaraan yang telah terjalin selama ini.

“Demi menjaga kedamaian, persatuan, dan kenyamanan, mari kita bersama-sama menjaga hubungan baik antarwarga. Jangan biarkan perbedaan pandangan merusak ikatan kekeluargaan kita,” ujarnya.

Selain mengajak masyarakat menjaga hubungan sosial yang harmonis, Thomas juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan asri akan menciptakan kenyamanan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi, khususnya penggunaan media sosial.

Warga diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi menimbulkan keresahan dan memecah persatuan.

“Jangan mudah percaya dan jangan menyebarkan berita atau isu yang belum jelas kebenarannya, baik secara langsung maupun di media sosial,” katanya.

Thomas berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemerintah desa hingga generasi muda, terus bergandengan tangan menjaga keamanan dan kedamaian wilayah.

“Keamanan dan kedamaian wilayah kita adalah tanggung jawab kita bersama. Terima kasih,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat Sokoria dan Sokoria Selatan, Ruben Rai juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan menyelesaikan setiap perbedaan melalui dialog serta musyawarah.

Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang biasa dalam kehidupan bermasyarakat dan tidak seharusnya menjadi alasan terjadinya konflik.

“Kita ini bersaudara. Salah pendapat itu hal yang biasa. Mari kita selesaikan secara kekeluargaan dengan cara damai, bukan dengan cara-cara yang tidak berkenan,” tegas Ruben.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mampu memilah setiap isu yang berkembang.

Menurutnya, informasi yang dapat mempererat persatuan patut dijaga, sedangkan informasi yang berpotensi memecah belah harus dihindari.

“Kalau informasi itu mempersatukan, mari kita pegang bersama. Tetapi jika memecah belah, jangan kita ikuti. Mari kita bekerja sama dengan pemerintah desa untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Berita Terbaru