Berawal dari Kios Sederhana, Ansi Kembangkan Usaha Sembako dengan Dukungan KUR BRI

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Berawal dari sebuah kios sederhana dengan pilihan barang yang masih terbatas, Ansi perlahan mengembangkan usaha sembakonya hingga kini memiliki empat titik usaha. Tiga di antaranya berada di Kelurahan Naimata, sementara satu lainnya berada di kawasan Jalur 40, Kota Kupang.

Usaha yang telah dijalankan selama sekitar tiga tahun tersebut menjadi salah satu tumpuan Ansi dalam membantu perekonomian keluarga. Selain mengelola usaha sembako, Ansi kini juga dipercaya menjadi agen BRILink yang telah dijalaninya selama sekitar dua bulan.

Perjalanan Ansi dalam mengembangkan usaha tidak terlepas dari dukungan permodalan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Telah menjadi nasabah BRI selama sekitar 10 tahun, Ansi memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperkuat modal sekaligus mengembangkan usahanya.

“Awalnya usaha saya kecil-kecilan, hanya kios sembako biasa. Tapi saya ingin kios ini bisa lebih lengkap, supaya masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke tempat lain,” ujar Ansi.

Keinginan untuk menyediakan kebutuhan yang lebih lengkap bagi pelanggan kemudian mendorong Ansi memanfaatkan fasilitas KUR BRI. Ia mengaku sebelumnya telah mengajukan pinjaman mulai dari Rp25 juta, kemudian meningkat menjadi Rp50 juta.

Menurut Ansi, dukungan permodalan tersebut dimanfaatkan secara bertahap untuk menambah stok barang dan mengembangkan usaha. Baginya, ketersediaan barang menjadi salah satu faktor penting agar pelanggan tetap datang dan berbelanja di tempat usahanya.

Selain akses permodalan, Ansi juga merasakan manfaat dari pendampingan yang diberikan BRI. Ia memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan usaha, mulai dari mengatur kebutuhan stok, menjaga perputaran modal, hingga membaca peluang dari kebiasaan belanja masyarakat di sekitar tempat usahanya.

Seiring berjalannya waktu, usaha Ansi menunjukkan perkembangan. Pelanggan semakin sering datang dan kiosnya menjadi salah satu pilihan masyarakat sekitar untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari beras, minyak goreng, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.

“Perjalanan membangun kios sembako ini sangat panjang. Namun, karena dukungan petugas dari BRI, saya yakin saya bisa mengembangkan usaha demi memperbaiki ekonomi keluarga,” katanya.

Perkembangan usaha tersebut turut memberikan dampak positif terhadap kondisi ekonomi keluarga Ansi. Penghasilan yang lebih stabil membuatnya lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk memastikan pendidikan anaknya tetap berjalan.

“Selama di Kupang, BRI sudah banyak membantu saya,” tuturnya.

Bagi Ansi, akses terhadap permodalan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan sekaligus mengembangkan usahanya. Karena itu, selama masih memiliki kesempatan memperoleh fasilitas KUR, ia berencana kembali memanfaatkannya untuk pengembangan usaha.

“Selagi masih ada dana KUR, pasti saya akan mengajukan terus untuk pengembangan usaha,” ujarnya.

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya mengatakan, BRI berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha mikro dan kecil melalui akses permodalan serta pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

“BRI terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro dan kecil, melalui akses pembiayaan yang dapat mendukung pengembangan usaha. Kami berharap dukungan permodalan dan pendampingan yang diberikan dapat membantu pelaku usaha untuk terus bertumbuh, meningkatkan produktivitas, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga dan masyarakat di sekitarnya,” ujar Hery.

Menurut Hery, kisah Ansi menjadi salah satu gambaran bagaimana usaha yang dirintis secara bertahap dapat terus berkembang ketika didukung dengan perencanaan usaha dan akses permodalan yang tepat.

“Setiap pelaku usaha memiliki perjalanan dan tantangan masing-masing. BRI akan terus berupaya memberikan layanan dan pendampingan agar pelaku usaha dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara berkelanjutan,” tambahnya.

Perjalanan Ansi menunjukkan bahwa sebuah usaha tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Dari kios sederhana dengan pilihan barang yang terbatas, ia secara bertahap mengembangkan usaha hingga memiliki empat titik usaha dan turut memberikan layanan perbankan kepada masyarakat melalui agen BRILink.

Ke depan, Ansi berharap usahanya dapat terus berkembang. Ia juga berharap BRI terus hadir memberikan dukungan bagi para pelaku usaha kecil agar dapat bertumbuh dan memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga.

“Semoga BRI tetap jaya dan terus membantu masyarakat,” pungkas Ansi.

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Berita Terbaru