PNK dan KPID NTT Kolaborasi, Mahasiswa Didorong Terjun ke Dunia Penyiaran

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Politeknik Negeri Kupang (PNK) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Timur (NTT) membangun kolaborasi di bidang literasi media, program magang mahasiswa, dan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) oleh Direktur PNK Janri D Manafe dan Ketua KPID NTT Yohanes Hamba Lati, Selasa, 18 Juni 2026.

Kerja sama ini menjadi yang pertama antara PNK dan KPID NTT sebagai upaya memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan dan penyiaran, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa PNK untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia penyiaran melalui program magang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PNK Fredrik P. Noach, Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi Feny Susana Eky, serta Koordinator Kerja Sama PNK Jhon Wabang.

Sementara dari KPID NTT hadir Wakil Ketua KPID NTT Kekson Fole Salukh, Koordinator Bidang PKSP Aulora Agrava Modok, Koordinator Bidang Kelembagaan Ichsan Arman Pua Upa, anggota KPID Yohanes AR Teme, serta staf sekretariat KPID NTT.

Direktur PNK Janri D Manafe mengatakan, kolaborasi antarlembaga harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

” Kalau sudah sepaham, maka kita harus sejalan. Perlu ada kolaborasi antara kedua lembaga sehingga dapat dilihat oleh masyarakat,” kata Janri.

Menurut mantan Ketua Jurusan Administrasi Bisnis PNK itu, berbagai kegiatan positif yang dilakukan lembaga perlu dipublikasikan agar diketahui masyarakat luas sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

” Hal-hal positif perlu disebarluaskan. Dengan demikian, masyarakat akan mengetahui berbagai program yang dijalankan dan tertarik untuk menjalin kerja sama,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama PNK dan KPID NTT dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan dan penyiaran di NTT.

Sementara itu, Ketua KPID NTT Yohanes Hamba Lati menjelaskan, penandatanganan MoU dan PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara pimpinan PNK dan KPID NTT pada 9 Juli 2026.

Menurut Yohanes, kerja sama tersebut menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya kedua lembaga membangun kemitraan dalam pengembangan literasi media digital, program magang mahasiswa, serta pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

” Ini merupakan momentum yang bersejarah karena kedua lembaga dapat duduk bersama untuk membangun kolaborasi dalam memajukan dunia penyiaran dan mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi,” katanya.

Ia menuturkan, kerja sama tersebut juga merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, khususnya Pasal 52, yang mendorong adanya kolaborasi antara Komisi Penyiaran Indonesia dan perguruan tinggi.

KPID NTT, lanjut Yohanes, berkomitmen menindaklanjuti kerja sama tersebut melalui penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) serta evaluasi secara berkala setiap semester.

” Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti kerja sama ini melalui berbagai program dan kegiatan yang dapat mengakomodasi seluruh poin yang tertuang dalam MoU sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kedua lembaga, dan masyarakat,” ujarnya. (AP)

Berita Terkait

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar
KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti
PA GMNI NTT Kembali Gerakkan Aksi Kemanusiaan, Kini untuk Korban Gempa Sumba
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Ada Korban Jiwa
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, Rumah, Gereja hingga Kuburan Dilaporkan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07 WIB

BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti

Berita Terbaru