Kupang, NTTPedia.id,- Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan tanggap bencana bagi warga terdampak gempa Flores di 22 titik yang tersebar di tujuh kabupaten.
Tujuh kabupaten tersebut yakni Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ende, Ngada dan Sikka. Penyaluran dilakukan secara bertahap sejak 15 hingga 21 Agustus 2026.
Ketua PA GMNI NTT, Yoseph Dasi Djawa, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana.
Menurut Yoseph, bantuan yang disalurkan bersumber dari donasi yang dihimpun melalui semangat gotong royong para alumni GMNI. Selain itu, terdapat pula dukungan dari sejumlah kalangan umum yang turut berempati terhadap penderitaan masyarakat akibat gempa.
” Bantuan ini merupakan hasil gotong royong para alumni GMNI. Ada juga masyarakat umum dan berbagai kalangan yang ikut memberikan dukungan karena berempati terhadap penderitaan saudara-saudara kita yang terdampak gempa Flores,” kata Yoseph.
Ia mengatakan, bantuan yang terkumpul kemudian disalurkan secara bertahap ke sejumlah wilayah dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.
” Kami berusaha agar bantuan yang dipercayakan kepada PA GMNI dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Teman-teman di lapangan terus berkoordinasi untuk melihat kondisi dan kebutuhan warga di masing-masing titik,” ujarnya.
Dari 22 titik tersebut, Kabupaten Nagekeo menjadi wilayah dengan titik penyaluran terbanyak, yakni tujuh titik. Berikutnya Manggarai empat titik, Manggarai Timur empat titik, Ngada dua titik, Ende dua titik, Sikka dua titik, dan Manggarai Barat satu titik.
Yoseph menegaskan bahwa gerakan bantuan tersebut merupakan bentuk nyata dari semangat gotong royong yang menjadi kekuatan PA GMNI dalam merespons kondisi masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
” Kami tidak ingin kepedulian berhenti pada rasa prihatin. Ketika masyarakat mengalami kesulitan, kami harus hadir dan melakukan apa yang bisa kami lakukan. Bantuan ini mungkin tidak menjawab seluruh kebutuhan, tetapi setidaknya dapat membantu meringankan beban warga,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para alumni GMNI, masyarakat umum, kader, relawan dan semua pihak yang telah ikut mendukung proses pengumpulan hingga pendistribusian bantuan.
Sementara itu, Kepala Posko Tanggap Gempa Flores PA GMNI NTT, Yohanes Hamba Lati, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa sembako, obat-obatan, air mineral, dan terpal.
” Bantuan yang disalurkan menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Ada sembako, obat-obatan, air mineral, dan terpal yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak,” ujar Yohanes.
Yohanes menambahkan, koordinasi dengan jaringan PA GMNI dan relawan di daerah terus dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan dan bantuan dapat menjangkau warga di sejumlah titik terdampak.(AP)







