Ende, NTTPedia.id – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur terus ditunjukkan Bhayangkari. Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, bersama Wakil Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Martha Dedi Prasetyo, dan jajaran mengunjungi Posko Nioniba.
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Juliati Sigit Prabowo menyerahkan 1.000 paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang masih menjalani masa pemulihan pascabencana.
Didampingi Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, Ketum Bhayangkari juga meninjau sejumlah fasilitas pelayanan di posko, mulai dari kegiatan trauma healing, pelayanan kesehatan lapangan, fasilitas penyediaan air bersih melalui water treatment, hingga dapur lapangan Brimob.
Di tengah kunjungan, perhatian khusus diberikan kepada anak-anak. Ny. Juliati Sigit Prabowo membagikan mainan kepada mereka. Senyum dan keceriaan pun terlihat saat anak-anak menerima hadiah tersebut.
Momen sederhana itu menjadi bagian dari upaya memberikan semangat dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang masih berada dalam suasana pemulihan setelah bencana.
Ketum Bhayangkari kemudian meninjau dapur lapangan Brimob yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi warga terdampak gempa.
Ia melihat langsung proses penyiapan makanan bagi masyarakat yang berada di pengungsian.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi agenda peninjauan, tetapi juga bentuk dukungan moril kepada warga Nioniba yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
Kehadiran layanan kesehatan, penyediaan air bersih, trauma healing, hingga dapur lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terus mendapat perhatian selama masa pemulihan.
Ketua RT 10 Desa Nioniba, Sahabudin, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Ketua Umum Bhayangkari bersama jajaran.
Menurutnya, kehadiran dan kepedulian yang diberikan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk tetap kuat dan perlahan kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Bagi warga Nioniba, bantuan yang diberikan bukan hanya tentang paket sembako, tetapi juga tentang rasa bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit.
Kehadiran Bhayangkari di Posko Nioniba menjadi pesan bahwa di tengah situasi sulit, kepedulian dan kebersamaan dapat menjadi kekuatan bagi masyarakat untuk bangkit bersama.







