Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Ada Korban Jiwa

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tambolaka, NTTPedia.id,- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 05/10/2026. Guncangan tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, namun hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat tertimpa reruntuhan.

 

Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, mengatakan pemerintah daerah masih melakukan pendataan untuk memastikan dampak gempa di sejumlah wilayah.

 

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 91 bangunan mengalami kerusakan berat. Bangunan yang terdampak meliputi rumah warga serta fasilitas umum, seperti sekolah dan rumah ibadah.

 

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena petugas di lapangan masih melakukan pendataan bersama pemerintah desa dan koordinator di setiap kecamatan.

 

Angga mengatakan, terdapat tiga rumah warga yang mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat ditempati. Untuk sementara, penghuni rumah tersebut mengungsi ke rumah tetangga atau keluarga.

 

Terkait korban, Rangga memastikan tidak ada warga yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa terjadi.

 

Seorang warga berusia sekitar 70 tahun memang dilaporkan meninggal setelah mengalami syok akibat guncangan. Korban sempat dievakuasi oleh keluarganya dari dalam rumah sebelum akhirnya meninggal dunia.

 

” Tidak ada korban langsung akibat reruntuhan. Ada korban yang meninggal karena efek gempa,” kata Angga ketika dihubungi wartawan melalui panggilan telepon, Senin, 05/10/2026.

 

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya kata Angga telah menyalurkan bantuan awal kepada warga yang terdampak. Namun, pemerintah daerah belum menetapkan status tanggap darurat karena masih melakukan koordinasi dan penilaian kondisi di lapangan.

 

Angga bersama Bupati Sumba Barat Daya juga telah meninjau sejumlah lokasi yang terdampak gempa untuk melihat langsung kondisi warga dan bangunan yang mengalami kerusakan.

 

Pada kesempatan terpisah, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena meminta BPBD Provinsi NTT segera mengirimkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

 

Bantuan yang diprioritaskan antara lain makanan, minuman, perlengkapan tidur dan terpal. Terpal dinilai penting karena sebagian warga masih merasa khawatir berada di dalam rumah setelah merasakan guncangan gempa.

 

” Banyak warga masih takut tidur di dalam rumah, sehingga terpal menjadi salah satu kebutuhan mendesak,” kata Melki kepada sejumlah wartawan usai menghadiri pelatihan calon kepada sekolah SMA/SMK dan SLB di hotel Pelangi, 05/10/2026 di Kupang.

 

Menurut Melki, tingkat kerusakan bangunan dipengaruhi kuatnya guncangan serta lokasi sumber gempa yang relatif dekat dengan wilayah terdampak.(AP)

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Berita Terbaru