Prof. Zudan Ajak ASN Bangun Branding ASN yang Gesit, Ramah dan Pelayan Publik Prima

- Jurnalis

Selasa, 23 Mei 2023 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, NTTPedia.id,–Webinar KORPRI Menyapa ASN kembali hadir di seri ke-14 dengan mengangkat tema “Rebranding KORPRI melalui Media” yang diselenggarakan secara virtual pada Selasa (23/5/2023).

Webinar yang setiap selasa rutin diselenggarakan oleh DP KORPRI Nasional ini, menghadirkan Ketua Umum DP KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, sebagai Keynote Speech dan narasumber Yuswohady, Pakar Bisnis dan Pemasaran, Elba Damhuri, Jurnalis Senior Republika, serta dimoderatori oleh Ferdinandus Setu dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketum KORPRI dalam keynote speechnya mengajak seluruh ASN untuk memanfaat webinar ini dengan sebaik-baiknya, karena semua ASN baik di daerah maupun di pusat memiliki produk yaitu pekerjaaan yang dikerjakan setiap harinya, maka sebagai penyelenggara pemerintahan produk-produk tersebut harus dibranding. Agar ekonomi dan pelayanan publik dari daerah sampai pusat, terbranding dengan baik, sehingga nanti pada hilirnya akan membangun branding ASN, ASN yang gesit, ASN yang ramah dan ASN yang memberikan pelayanan publik dengan prima dan seterusnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Temma Prasetio dan Bunda Julie, Motif NTT Tampil di Dubai Fashion Week

Narasumber pertama, Yuswohady memaparkan bahwa era digitalisasi sekarang yang sangat gampang melakukan branding adalah melalui sosial media. ASN atau institusi pemerintah tidak beda dengan branding bisa dipakai untuk produk, bisa dipakai untuk perusahaan, institusi, kota dan negara, bahkan untuk orang.

Dalam hal KORPRI, branding dapat dilihat dari sisi institusinya, yaitu KORPRInya, juga bisa dari sisi ASNnya. Branding adalah mengulang-ulang atau tidak bosan. Ujar Yuswohady.
Yoswohardy melanjutkan, membentuk branding yang simpel melalui sosial media, dibagi menjadi tiga, pertama Why, Rebranding matters, dalam rebranding ada yang lama dan baru jadi harus mencari hal baru. What, Element of Personal Branding, adalah pilih elemen branding yang mau dimasukkan ke otak publik, harus dilakukan terus-terusan, berulang-ulang dan konsisten. How, Social Media Branding, apa yang mau diomongkan dan memakai sosial media apa.

Baca Juga :  Jumlah User Tumbuh 41%, QLola by BRI Catat Volume Transaksi Rp5.970 Triliun

Sementara itu, jurnalis dan bloger, Elba Damhuri, memaparkan secara gamblang teknik menulis yang baik. Karena menurutnya, salah satu teknik yang paling efektif dalam branding, adalah menulis, karena dengan tulisan bisa memperkuat branding dan merubah personal identity serta memperkuat arah sebuah institusi.
Menulis, kata Elba sama dengan belajar bahasa Indonesia, Teknik dasarnya adalah S+P+O+K, semua karya tulis basis dasarnya adalah Subyek, Predikat, Obyek dan Keterangan. Kalau ingin menulis sesuatu, bisa disederhanakan dengan rumus SPOK ini.

Menurut pengalaman, hal yang paling sulit dilakukan dalam hal menulis adalah menulis kalimat pertama dan membuat judul. Tetapi ketika sudah terbiasa menulis dengan SPOK ini hal tersebut tidak lagi menjadi sulit. Kalimat pertama menjadi kunci, harus ditulis menarik agar pembaca tertarik membaca kalimat berikutnya.(Humas)

Berita Terkait

Gubernur NTT Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029
Melki Jajaki Sister Province dan Sister City NTT- Jiangxi, Kupang-Nanchang, Belu- Jinggangshan Dengan Tiongkok
City Harvest Church Gelar Kebaktian Kesembuhan Ilahi “The Harvest Festival” di Kupang, Targetkan 20.000 Jemaat Setiap Malam
Investasi Bodong Menggurita di NTT, OJK Ada Dimana? 
Prof. Apris Dorong RS Undana Kerja Sama dengan BPJS dan Maksimalkan BPU untuk Tingkatkan Pendapatan Non-Akademik
Dihadapan Menteri, Prof. Apris Adu Paparkan Strategi Transformasi Undana Dari Kampus ke Ekonomi Sosial 
Setelah Satu Dekade, Forum Melanesia Kembali Hidup di NTT Pada Era Gubernur Melki Laka Lena
BRI Pacu Legalitas dan Pembiayaan UMKM NTT, 1.200 Pelaku Usaha Hadiri Festival FKPUM di Kupang

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 13:39 WIB

Gubernur NTT Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029

Minggu, 23 November 2025 - 13:30 WIB

Melki Jajaki Sister Province dan Sister City NTT- Jiangxi, Kupang-Nanchang, Belu- Jinggangshan Dengan Tiongkok

Kamis, 20 November 2025 - 14:35 WIB

City Harvest Church Gelar Kebaktian Kesembuhan Ilahi “The Harvest Festival” di Kupang, Targetkan 20.000 Jemaat Setiap Malam

Senin, 17 November 2025 - 07:36 WIB

Investasi Bodong Menggurita di NTT, OJK Ada Dimana? 

Sabtu, 15 November 2025 - 20:12 WIB

Prof. Apris Dorong RS Undana Kerja Sama dengan BPJS dan Maksimalkan BPU untuk Tingkatkan Pendapatan Non-Akademik

Berita Terbaru