Home / Tak Berkategori

Bersama Simon Nahak, Felix Bere Ingin Bawa Malaka Swasembada Pangan

- Jurnalis

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,-  Simon Nahak- Felix Bere Nahak  resmi mendapat dukungan Dari Partai Nasdem. Belum lama ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem sudah Mengeluarkan rekomendasi tunggal Untuk Simon Nahak-Felix Bere Nahak Untuk bertarung di Pilkada Kabupaten Malaka.

Penyerahan dukungan itu diserahkan oleh Ketua Bappilu DPW Nasdem NTT, Aleks Ofong Kepada Simon Nahak- Felix Bere Nahak di Gedung DPW Nasdem NTT, Sabtu, 15/06/2024. Turut hadir Sekretaris DPW Nasdem NTT, Yohana Lisapaly dan sejumlah fungsionaris.

Simon Nahak yang merupakan Bupati Malaka saat ini mengucapkan terima kasih kepada Partai yang berkenan memberikan dukungan tanpa mahar.

Dalam bincang bincang bersama sejumlah wartawan usai menerima surat rekomemdasi, Felix Bere Nahak yang juga ketua DPD Nasdem Malaka dan Anggota DPRD Malaka ini menyatakan komitmennya untuk  memberi diri membangun Kabupaten Malaka.

Felix Bere yang memulai karirnya sebagai Ketua KPU Timor Tengah Utara (TTU) dua periode ini mempunyai sejumlah gagasan bernas untuk membawa malaka keluar sebagai daerah tertinggal. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2020 tentang penetapan daerah tertinggal tahun 2020-2024. Ada 13 kabupaten di NTT yang masuk dalam Perpres tersebut salah satunya adalah Kabupaten Malaka.

Visi dan misi pembangunan Kabupaten Malala akan diarahkan agar Kabupaten Malaka. Salah satu yang dikemukakan Felix adalah upaya untuk menuju swasembada pangan.

“Potensi di Malaka itu adalah sumber daya untuk pertanian lahan kering dan lahan basah dan itu sudah Gagas dalam program swasembada pangan dan ini ya perlu dilakukan perbaikan terhadap sistemnya,” ujar Mantan Ketua PMKRI TTU ini.

Sektor pertanian kata dia akan digenjot lagi untuk mewujudkan mimpi tersebut. Para petani akan didorong untuk bercocok tanam tidak lagi hanya sekedar konsumsi rumah tangga tapi diarahkan pada pemenuhan kebutuhan domestik kabupaten Malaka.

Ketersedian tenaga penyuluh dan Alsintan serta politik anggaran menjadi prioritas utama agar mendukung sektor pertanian lahan kering maupun basah. Disisi lain sektor peternakan juga menjadi upaya pemerintah jika Simon Nahak dan Felix Bere Nahak jika mendapat kepercayaan Rakyat Malaka.

Ia menjelaskan Malaka dalam konteks menjaga keluhuran adat istiadat untuk mendukung pelestarian budaya dan alam, Bupati Simon Nahak sudah menjalankan program Nai Fukun. Upaya itu kata Felix akan terus berkelanjutan jika rakyat Malaka memilih Simon Nahak dan Felix Bere Nahak.

“Mereka adalah akar budaya yang ada di Malaka dan sudah diberi ruang oleh Pak Simon,” ujarnya.
Sosok yang kenyang dalam dunia pergerakan aktivis mahasiswa ini mengungkapkan bahwa keputusan dirinya untuk mendampingin Bupati Malaka petahana bukan secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang.

“Proses panjang itu kemudian kita punya kesamaan spirit, kesederhanaan dan nilai pelayanan yang mana kita sama berpikir untuk memberi ruang pada semua komponen masyarakat aga ikut berperan dalam pembangunan nantinya,” ungkapnya.

Tak lupa, Felix juga mengapresiasi DPW NasDem yang memberikan ruang bagi para kader khususnya dirinya untuk bertarung pada Pilkada 2024 ini.

“Selain itu, kami juga berproses dari bawah di beberapa partai antara lain PDIP, Demokrat, PSI, Gerindra dan juga PAN. Komunikasi politik terus kami bangun dengan partai-partai ini untuk bisa koalisi bersama,” ujarnya.

Ketua Bappilu DPW Nasdem NTT, Alex Ofong mengungkapkan bahwa surat rekomendasi yang dikeluarkan NasDem telah melalui sebuah proses yang matang, sehingga hanya satu saja rekomendasi yang diberikan kepada satu paket bakal calon.

Ia mengatakan, NasDem tidak mengeluarkan rekomendasi kepada beberapa bakal calon atau beberapa paket bakal calon.

“Rekomendasi hanya dikeluarkan kepada satu paket bakal calon yang sudah berproses, sudah punya pasangan, sudah punya partai koalisi dan kita yakini bisa memenangi kontestasi Pilkada di kabupaten bersangkutan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa beda rekomendasi NasDem dengan rekomendasi lain yang hanya berupa sebuah surat untuk penugasan
“Rekomendasi ini sudah 99 persen, satu persennya adalah sesuatu yang terjadi di luar kendali manusia,” ujarnya.

Ia menyampaikan didalam surat rekomendasi itu jelas tertulis bahwa melalui sebuah proses baru pihaknya merekomendasikan. Ia juga meminta untuk tetap membangun soliditas di antara partai-partai koalisi serta tetap membangun kekuatan untuk memastikan kemenangan.

“Tidak usah ragu-ragu dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh partai, jaga soliditas di antara partai koalisi untuk memastikan supaya semuanya tetap Solid sampai dengan pendaftaran di KPU,” ujarnya.

“Tetap bangun kekuatan supaya pada saat kontestasi tanggal 27 November 2024 itu maksimal dan bisa menang,” tambah Aleks.

Berita Terkait

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan
Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
ONE SCHOOL ONE PRODUCT : Sekolah sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif di NTT
ONE SCHOOL ONE PRODUCT (OSOP): Antara Penguatan Kewirausahaan Sekolah dan Beban Implementasi Pendidikan di Nusa Tenggara Timur
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:47 WIB

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 16:19 WIB

ONE SCHOOL ONE PRODUCT : Sekolah sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif di NTT

Rabu, 4 November 2026 - 09:12 WIB

ONE SCHOOL ONE PRODUCT (OSOP): Antara Penguatan Kewirausahaan Sekolah dan Beban Implementasi Pendidikan di Nusa Tenggara Timur

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Berita Terbaru