Undana Bedah Satu Tahun Visi “Kabupaten Kupang Emas”

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kupang, Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar diskusi publik bertajuk “Kabupaten Kupang Emas: Dari Visi ke Implementasi Nyata”. Forum ini berlangsung di Aula Elpida International School, Selasa (17/3/2026), dan menghadirkan Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kupang, Drs. Guntur Taopan, serta pakar politik pemerintahan Dr. Pius Rengka, S.H., M.Sc.

 

Dikutip dari laman resmi Undana, diskusi ini menjadi ruang dialektika untuk menelaah dokumen perencanaan daerah, mengevaluasi capaian pembangunan, dan mencari strategi agar visi Kabupaten Kupang Emas dapat terimplementasi secara nyata di masyarakat.

 

Prof. Jefri Bale dalam paparan akademiknya memberikan catatan kritis terkait capaian pembangunan berdasarkan dokumen RPJMD Kabupaten Kupang. Ia menilai, meskipun data menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi, hal itu belum otomatis memicu transformasi pembangunan yang menyeluruh.

 

“Tantangan pembangunan di Kabupaten Kupang masih sangat besar, terutama dalam hal akses layanan dasar di wilayah pelosok. Pertumbuhan ekonomi ada, tetapi transformasi belum sepenuhnya terjadi,” ujar Prof. Jefri.

 

Ia juga menekankan pentingnya isu stunting sebagai agenda lintas sektor, karena menyangkut kualitas sumber daya manusia masa depan.

 

Salah satu fokus diskusi adalah efektivitas birokrasi dalam mengeksekusi target pembangunan. Prof. Jefri menegaskan bahwa dokumen RPJMD harus menjadi alat pengendali kinerja, bukan sekadar pajangan administratif. Ia mendorong penerapan cascading kinerja, yaitu penurunan target dari tingkat kabupaten hingga individu aparatur sipil negara (ASN).

 

“Tanpa penurunan target hingga level individu, sulit mengukur kontribusi nyata setiap organisasi perangkat daerah terhadap visi besar pembangunan,” tegasnya.

 

Mewakili pemerintah daerah, Drs. Guntur Taopan menegaskan komitmen Pemkab Kupang untuk memperkuat implementasi program dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Senada dengan itu, Dr. Pius Rengka mengingatkan agar visi Kabupaten Kupang Emas tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

 

Diskusi publik ini diharapkan dapat menghimpun masukan konstruktif dari akademisi dan masyarakat. Perspektif yang beragam menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah untuk merumuskan langkah strategis yang lebih efektif, efisien, dan berdampak luas bagi kesejahteraan rakyat Kabupaten Kupang.(IYL)

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Berita Terbaru