Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 20:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Pemerintah Kota Kupang secara resmi membantah informasi yang beredar di media sosial terkait klaim bahwa Walikota Kupang, dr Christian Widodo mengundang Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai, ke Kota Kupang melalui jalur Timor Leste.

 

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah beredarnya konten di platform TikTok, Facebook, dan Instagram yang memuat narasi tersebut disertai dengan foto yang diduga sebagai bukti pertemuan.

 

Walikota Kupang, Christian Widodo, melalui Dinas Kominfo Kota Kupang setelah melakukan pengecekan di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Kupang menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

 

“Pemerintah Kota Kupang tidak pernah mengundang Wali Kota Tel Aviv dalam agenda resmi apa pun. Informasi yang beredar adalah tidak benar,” demikian penegasan hasil klarifikasi resmi pemerintah seperti dikutip dari akun instagram Kotakabashoax, Minggu, 05/03/2026.

 

Pemkot Kupang juga menyebut narasi yang menyebut kedatangan melalui jalur Timor Leste merupakan informasi yang direkayasa dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, foto yang beredar di media sosial dipastikan merupakan hasil manipulasi digital.

 

Dokumentasi asli berasal dari kegiatan resmi Pemerintah Kota Kupang, yakni saat Walikota menyerahkan cinderamata kepada pejabat Pemkot Kupang yang memasuki masa purna bhakti.

 

Pemerintah Kota Kupang mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Warga diminta untuk selalu melakukan verifikasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan informasi.

 

Pemkot juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan penyebaran hoaks yang dapat menyesatkan publik dan merusak kepercayaan terhadap informasi.(AP)

Berita Terkait

Apresiasi Insan Penyiaran, KPID NTT Siapkan Anugerah Penyiaran 2026
Viktor Laiskodat Sediakan Traktor Besar untuk Pengolahan Lahan Pertanian di Amfoang
Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO
Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi
Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat
Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Apresiasi Insan Penyiaran, KPID NTT Siapkan Anugerah Penyiaran 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Viktor Laiskodat Sediakan Traktor Besar untuk Pengolahan Lahan Pertanian di Amfoang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi

Berita Terbaru