Nyaris Tenggelam Saat Snorkeling, Mahasiswa 19 Tahun Diselamatkan Anggota Ditpolairud Polda NTT

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Kesigapan anggota Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan pentingnya kehadiran personel Polri dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat di wilayah perairan.

Seorang mahasiswa berusia 19 tahun, Deven Adi Pratama Ga Bana, berhasil diselamatkan setelah mengalami kecelakaan saat melakukan aktivitas snorkeling di Pantai Air Dao, Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama dua orang temannya berangkat dari rumah menuju Pantai Air Dao sekitar pukul 09.00 WITA untuk melakukan aktivitas snorkeling.

Setibanya di lokasi, salah seorang teman korban terlebih dahulu melakukan snorkeling ke arah laut sejauh sekitar 10 meter. Setelah kembali ke tepi pantai, beberapa menit kemudian korban bersama kedua temannya kembali melakukan snorkeling.

Dalam aktivitas tersebut, dua orang teman korban kemudian kembali ke tepi pantai, sementara korban masih melanjutkan snorkeling seorang diri.

Beberapa menit kemudian, peralatan snorkeling yang digunakan korban terlepas. Korban terlihat berteriak sambil naik-turun dari dalam air, yang menunjukkan dirinya mengalami kesulitan dan membutuhkan pertolongan.

Melihat kondisi tersebut, salah seorang teman korban berusaha berenang menghampiri untuk memberikan bantuan. Namun, korban yang dalam kondisi panik sempat memeluk dan menindih temannya ke dalam air.

Teman korban kemudian berusaha melepaskan diri dan berenang kembali ke tepi pantai sembari meminta pertolongan.

Teriakan tersebut langsung mendapat respons warga yang berada di sekitar lokasi. Seorang warga kemudian berenang menuju korban dan berhasil membawa korban ke tepi pantai.

Tidak lama berselang, anggota Ditpolairud Polda NTT, Bripka Hubertus Nonga, tiba di lokasi dan segera memberikan pertolongan pertama kepada korban.

Bripka Hubertus melakukan tindakan pertolongan dengan memberikan tekanan pada bagian dada korban. Upaya tersebut membuahkan hasil. Korban kemudian mengeluarkan air dan busa dari mulut serta menunjukkan respons setelah mendapatkan pertolongan.

Selanjutnya, korban dievakuasi menuju tepi jalan dengan dibantu sejumlah pelajar dan anggota Ditpolairud.

Karena membutuhkan penanganan medis segera, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Samuel Moeda Kupang menggunakan sepeda motor yang dikendarai anggota Ditpolairud Polda NTT.

Korban saat ini masih menjalani perawatan medis di RSAL Samuel Moeda Kupang. Perkembangan kondisi korban masih dalam pemantauan.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap kesigapan anggota Ditpolairud Polda NTT yang segera memberikan pertolongan ketika mengetahui adanya warga dalam kondisi darurat di laut.

Menurut Kabidhumas, tindakan cepat personel di lapangan menjadi bagian penting dalam upaya menyelamatkan nyawa masyarakat.

“Bapak Kapolda NTT mengapresiasi kesigapan anggota Ditpolairud Polda NTT yang segera memberikan pertolongan kepada korban. Dalam situasi darurat di wilayah perairan, kecepatan bertindak sangat menentukan. Apa yang dilakukan personel merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Ia menambahkan, pertolongan yang diberikan personel tidak berhenti pada proses evakuasi dari lokasi kejadian. Anggota juga memberikan pertolongan pertama dan memastikan korban segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

“Personel di lapangan harus selalu siap menghadapi berbagai situasi, termasuk kejadian yang membutuhkan tindakan cepat untuk menyelamatkan jiwa. Kami berharap kondisi korban segera membaik dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” tambahnya.

Polda NTT juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di laut, termasuk snorkeling dan berenang, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, arus laut serta kemampuan diri.

Masyarakat diingatkan untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan saat melakukan aktivitas di wilayah perairan. Penggunaan perlengkapan keselamatan dan menghindari aktivitas seorang diri menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati ketika melakukan aktivitas di laut, tidak memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan, serta memastikan ada orang lain yang mendampingi. Dengan kewaspadaan bersama, kita dapat mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan,” jelas Kabidhumas.

Peristiwa di Pantai Air Dao tersebut menjadi pengingat bahwa kondisi darurat dapat terjadi kapan saja. Kecepatan masyarakat dalam meminta bantuan serta respons cepat petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan.

Berita Terkait

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan
Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:47 WIB

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 20:39 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Berita Terbaru