Kupang, NTTPedia.id,- Posko Bencana Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan PA GMNI NTT untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Ketua PA GMNI NTT, Yoseph Dasi Djawa, didampingi Sekretaris PA GMNI NTT, Emanuel Kolfidus, dan Kepala Posko Bencana PA GMNI NTT, Yohanes Hamba Lati, mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons awal terhadap kondisi masyarakat terdampak.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari beras sebanyak dua sak atau 100 kilogram, minyak goreng refill ukuran satu liter sebanyak dua dus besar, telur sebanyak enam papan atau sekitar 180 butir, serta mi instan sebanyak lima dus.
Yoseph mengatakan, bantuan tersebut disalurkan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam masa tanggap darurat.
” Dalam kondisi bencana, kebutuhan masyarakat bisa berubah sesuai dengan keadaan di lapangan. Karena itu, bantuan tanggap darurat kita sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang ada,” ujar Yoseph.
Menurutnya, PA GMNI NTT tidak hanya melakukan penyaluran bantuan dalam satu tahap. Posko akan terus memantau perkembangan kebutuhan masyarakat terdampak untuk menentukan jenis bantuan yang paling dibutuhkan.
” Bantuan akan terus kita salurkan berdasarkan kebutuhan di lapangan dan menyesuaikan dengan jumlah donasi yang sudah masuk ke posko,” katanya.
Ia menjelaskan, prinsip tersebut penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi tanggap darurat.
Sementara itu, Kepala Posko Bencana PA GMNI NTT, Yohanes Hamba Lati, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi masyarakat di wilayah terdampak.
Menurut Yohanes, informasi dari lapangan menjadi dasar bagi posko dalam menentukan prioritas bantuan berikutnya.
“Kami terus berkoordinasi dan melihat kebutuhan di lapangan. Apa yang paling dibutuhkan masyarakat akan menjadi pertimbangan dalam penyaluran bantuan berikutnya,” ujar Yohanes.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan donasi dan dukungan terhadap gerakan kemanusiaan PA GMNI NTT.
Sementara itu Sekretaris PA GMNI NTT, Emanuel Kolfisus mengajak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap korban gempa untuk terus mendukung gerakan kemanusiaan tersebut. Bantuan yang terkumpul akan disalurkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan di lokasi terdampak dan kemampuan donasi yang tersedia.
Dia menjelaskan gerakan ini menjadi bagian dari komitmen PA GMNI NTT untuk hadir bersama masyarakat dalam situasi bencana serta memastikan semangat gotong royong tetap berjalan selama masa pemulihan.
Untuk diketahui PA GMNI NTT bersama Dewan Pimpinan Cabang GMNI Kupang bersama Kader GMNI yang ada di Kota Kupang menggelar doa bersama untuk korban bencana gempa Flores.
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi, bantuan dapat dikirim melalui rekening Bank BNI 2081934952 atas nama Maria Magdalena Goo.
Untuk informasi dan koordinasi donasi, masyarakat dapat menghubungi Yopi Lati di nomor 08123799578 atau Asti Mikado di nomor 085857221789.(AP)
Tetaplah kuat, Flores. Kita bersama-sama melewati masa sulit ini







