Kota Kupang, NTTPedia.id – Pemerintah Kota Kupang membuka rekening donasi “Pemkot Peduli Gempa Flores” melalui Bank NTT sebagai bentuk solidaritas bagi masyarakat di Pulau Flores yang terdampak gempa bumi.
Gerakan donasi tersebut mulai berjalan sejak Rabu (19/8) dan diisi secara sukarela oleh para aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Kupang, termasuk Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo.
Memasuki hari kedua, dana yang terkumpul telah mencapai sekitar Rp30 juta dan diperkirakan masih akan terus bertambah seiring partisipasi para ASN.
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan, donasi tersebut bersifat sukarela dan tidak dipaksakan kepada ASN. Besaran sumbangan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
“Rekening donasi sudah ada. Per hari ini sudah ada sekitar Rp30 juta, merupakan sumbangan dari teman-teman ASN termasuk saya juga. Ada yang menyumbang Rp50 ribu, Rp100 ribu, dan rekeningnya sudah berjalan,” kata Christian saat menanggapi usulan solidaritas bagi korban gempa Flores dalam Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kota Kupang, Kamis (20/8/2026).
Menurut Christian, solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab daerah yang mengalami bencana.
Pemerintah daerah lain, termasuk Kota Kupang, juga perlu mengambil bagian dalam membantu sesama warga NTT.
“Solidaritas itu penting. Kalau daerah lain bisa membantu, masa kita yang bersaudara dalam satu daerah sendiri tidak membantu,” tegasnya.
Ia mengatakan, arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTT semakin memperkuat langkah Pemkot Kupang untuk terlibat dalam penanganan dampak bencana.
Christian juga menyebut langkah tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., yang berkunjung ke Kota Kupang pada hari yang sama.
Selain menggalang donasi sukarela dari ASN, Pemkot Kupang juga menyiapkan dukungan melalui mekanisme anggaran pemerintah daerah.
Christian menyampaikan, Pemkot Kupang mengusulkan pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp500 juta untuk membantu masyarakat terdampak gempa Flores.
Dana tersebut nantinya tidak disalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan dikonversi menjadi kebutuhan barang sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.
“Dari BTT itu kita rencana bantu Rp500 juta. Uang itu nanti dibelanjakan, misalkan mereka butuh apa, dari pagu itu dikonversi ke barang,” jelasnya.
Langkah tersebut merupakan respons Pemkot Kupang terhadap usulan Anggota DPRD Kota Kupang, Absalom Sine, dalam Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kota Kupang dengan agenda Penjelasan Wali Kota Kupang tentang Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2027.
Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Kupang tersebut, Absalom mengusulkan agar Pemkot Kupang bersama DPRD membuka donasi secara kelembagaan bagi masyarakat Flores yang terdampak gempa.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus menunjukkan kepedulian pemerintah dan masyarakat Kota Kupang terhadap saudara-saudara di Flores yang sedang menghadapi musibah.







