Bank NTT Sulap Kampung Adat Prai Ijing Sumba Barat  Jadi Destinasi Wisata Berbasis Digital

- Jurnalis

Rabu, 16 Februari 2022 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waikabubak, NTTPedia.id,- PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) tak henti-hentinya menciptakan inovasi dalam bidang pelayanan. Bank dengan moto “Melayani Lebih Sungguh” itu berhasil menerapkan sistem digital pada destinasi wisata Kampung Adat Prai Ijing, Kabupaten Sumba Barat.

Melalui program festival desa binaan, Bank NTT kemudian mendesain sistem digital pada Kampung Adat Prai Ijing. Digitalisasi ini difokuskan pada sistem pemasaran serta narasi dan cerita sejarah.

Setiap pengunjung yang datang, bisa mengakses pemasaran, narasi, dan cerita sejarah tentang Kampung Adat Prai Ijing melalui smart phone. Tinggal scan barcode di Lopo Dia Bisa Bank NTT Kampung Adat Prai Ijing, maka semunya bisa langsung diakses via telepon genggam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan kerjanya di daratan Pulau Sumba Senin 14 Februari 2022, Gubernur NTT Viktor Laiskodat bersama staf dan Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho berkesempatan mengunjungi Kampung Adat Prai Ijing.

Baca Juga :  Semakin Mudah, BRImo Hadirkan Fitur e-SBN untuk Investasi Membangun Negeri

Mereka meninjau Prai Ijing sebagai desa binaan Bank NTT dan menyerahkan kredit Mikro Merdeka Bank NTT, serta menghadiri penandatanganan MoU antara Bank NTT dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat.

Kepala Desa Tebarra, Marthen Ragowino dalam laporannya menyampaikan, kampung Loli Atas dikenal sebagai orang yang suka perang suku, malas kerja, curi dan sebagainya. Namun itu cerita masa lalu, sekarang sudah jauh berubah.

Sejak 2018 dia menjabat sebagai kepala desa, mereka mendirikan Bumdes, dan kemudian Bumdes ini terus bertumbuh.

Bumdes Iya Teki atau dalam bahasa setempat memiliki arti ‘Satu Suara’, Kampung Adat Prai Ijing sudah banyak berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Bumdes yang didukung Perdes tentang retribusi, mendatangkan PAD yang tidak sedikit, yakni Rp 170 juta di tahun 2018, lalu pada tahun 2019 mendulang Rp 244 juta, namun turun di tahun 2020 yakni hanya Rp 47 juta karena COVID 19.

Baca Juga :  Besok, Bank NTT Luncurkan Kredit Kendaraan Bermotor Tanpa Uang Muka, Syaratnya Mudah

“Kami mendapatkan banyak penghargaan baik tingkat lokal maupun nasional oleh beberapa kementerian,” kata Marthen Ragoniwo dalam laporannya kepada Gubernur NTT bersama rombongan.

Salah satu penghargaan yang baru diperoleh Prai Ijing adalah dinobatkannya mereka sebagai Desa Favorit dalam Festival Desa Binaan Bank NTT tahun 2021.

Tahun ini, oleh Bank NTT Cabang Waikabubak, Prai Ijing akan diikutkan lagi, bersama empat desa lainnya dalam festival yang sama, namun ditambahkan satu item lagi, yakni Festival PAD.

Untuk diketahui festival ini adalah sebuah ide brilian yang dilahirkan dalam masa kepemimpinan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Pada tahun 2022 adalah tahun kedua pelaksanaan festival. Jika di tahun 2021 pesertanya 23 desa, maka tahun ini bertambah menjadi 115 desa. Pasalnya, setiap cabang wajib mengirim lima desa terbaik. (Stenly-Humas Bank NTT)

Berita Terkait

DPMD NTT Ajak Kaum Muda Angkat 44 Produk OVOP ke Level Nasional Lewat Lomba Video TikTok Berhadiah Rp 22,5 Juta
44 Desa OVOP di NTT Sudah Penuhi Legalitas, Izin BPOM dan Sertifikasi Halal
Gubernur Melki Genjot Hilirisasi Produk melalui OVOP, OCOP dan OSOP di 3.177 Desa dan Kelurahan
Sentuhan Kasih Simon Petrus Kamlasi, Umat Stasi Paulus Rasul Lamanepa Kini Miliki Kapela Sendiri
Hanya 10 Anggota DPRD TTU Yang Bawa Keluarga dan Gunakan Dana Pribadi
Study Banding Sambil Liburan, 30 Anggota DPRD TTU Boyong Keluarga ke Bali
Video Pegawai Koperasi Cari Erwin, Pakai Uang Nasabah untuk  Main VIR
Kepala OJK NTT Paparkan Langkah Masif Cegah Investasi Ilegal, Edukasi Sudah Jangkau Hampir Seluruh NTT
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 14:34 WIB

44 Desa OVOP di NTT Sudah Penuhi Legalitas, Izin BPOM dan Sertifikasi Halal

Kamis, 27 November 2025 - 12:06 WIB

Gubernur Melki Genjot Hilirisasi Produk melalui OVOP, OCOP dan OSOP di 3.177 Desa dan Kelurahan

Kamis, 27 November 2025 - 09:38 WIB

Sentuhan Kasih Simon Petrus Kamlasi, Umat Stasi Paulus Rasul Lamanepa Kini Miliki Kapela Sendiri

Rabu, 26 November 2025 - 11:47 WIB

Hanya 10 Anggota DPRD TTU Yang Bawa Keluarga dan Gunakan Dana Pribadi

Rabu, 26 November 2025 - 09:17 WIB

Study Banding Sambil Liburan, 30 Anggota DPRD TTU Boyong Keluarga ke Bali

Berita Terbaru