GMNI Cabang Kefamenanu Minta Juandi-Eus Segera Realisasikan Terobosan 100 Hari kerja

- Jurnalis

Sabtu, 27 Februari 2021 - 12:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GMNI Kefamenanu/Foto sebelum pandemi Covid-19

GMNI Kefamenanu/Foto sebelum pandemi Covid-19

Kefamenanu, NTTPedia.id,- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kefamenanu memberi apresiasi atas dilantiknya Juandi David-Eusabius Binsasi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) yang baru. Pelantikan itu kata GMNI juga merupakan bagian monumental yang harus diapresiasi oleh segenap elemen di TTU.

Untuk itu Ketua GMNI Cabang Kefamenanu, Francis Ratrigis meminta Juandi-Eus untuk tidak larut dalam eforia pelantikan. Ia mengatakan usai dilantik sebagai nahkodah baru TTU, sejumlah persoalan sudah menanti untuk segera dikerjakan. apalagi kata dia jauh sebelum dilantik, kedua pemimpin itu sudah menggelorakan komitmen Terobosan 100 Hari kerja Juandi-Eus.

” Bupati dan Wakil Bupati TTU yang dilantik mampu memenuhi janji-janjinya serta mampu membangun daerah dengan gagasan baru agar bisa melakukan percepatan kemajuan di daerah Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai daerah perbatasan RI-RDTL. Kami menanti Terobosan 100 Hari Kerja Juandi-Eus bisa direalisasikan,” kata Francis kepada NTTPedia.id, Sabtu, 27/02/2021

Ia mengatakan sebagai bagian integral dari proses pembangunan, GMNI Kefamenanu wajib memberikan masukan berharga bagi para pemimpin TTU guna menyempurnakan Terobosan 100 hari kerja Juandi-Eus. Dengan demikian kata Francis, Terobosan 100 hari kerja Juandi-Eus bisa direalisasikan dengan baik.

Dijelaskannya merealisasikan visi misi adalah kewajiban utama setiap pemimpin daerah karena hal itu adalah tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan. Oleh karena itu, GMNI sebagai organisasi gerakan akan berdiri sebagai garda terdepan untuk mengawal dan mengontrol jalanya roda pemerintahan yang baru ini termasuk Terobosan 100 Hari Kerja Juandi-Eus.

Selain menerjemahkan visi misi kedalam program kerja satu periode kedepan, pihaknya juga menanti Terobosan 100 Hari Kerja Juandi-Eus yang menjadi Komitmen Juandi-Eus setelah dilantik. Terobosan 100 Hari Kerja Juandi-Eus itu kata Francis yaitu melakukan penataan Kota Kefamenanu dan Penataan birokrasi dilingkup Pemerintah Daerah TTU.

Berdasarkan data BPS TTU kata Francis, persentasi jumlah penduduk miskin di Kabupaten TTU pada tahun 2020 berada pada angka 22,28 persen artinya sebanyak 56,98 ribu orang masih berada pada garis kemiskinan. Sehingga menurutnya hal ini adalah tanggung jawab Pemerintah bersama semua stakeholder untuk merumuskan startegi baru dan kebijakan yang tepat dan berkeadilan guna menekan angka kemiskinan di TTU.(AP)

Berita Terkait

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang
Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik
Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT
Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan
Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan, Solusi Terbaik Bisa Jadi Kebijakan
31 Atlet Kempo Kota Kupang Dilepas ke Badung, Wali Kota Pesan Tampil dengan Mental Petarung

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan

Berita Terbaru