BPBD NTT Siap DIsertifikasi ISO 9001: 2015

- Jurnalis

Selasa, 10 Agustus 2021 - 14:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Bertempat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTT, Selasa, (10/08/2021) telah dilaksanakan Audit Eksternal ISO 9001:2015 oleh Lead Auditor Badan Sertifikasi SZUTEST Internasional, Rudi Wijaya bekerja sama dengan Inspektorat Daerah Provinsi NTT. Audit dilaksanakan bagi seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkup Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTT.

Kepada Media ini Rudi menjelaskan Audit Eksternal bertujuan untuk melihat apakah sistem manajemen mutu di suatu OPD sudah sesuai Standar Manajemen Mutu atau tidak. Jika sesuai, maka akan diterbitkan Sertifikat ISO 2019: 2015 yang terakreditasi internasional. Ia berharap agar sistem ini dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. Jika tidak, maka sertifikat yang diberikan akan dicabut kembali.

Rudi juga menambahkan, pada prinsipnya ISO 9001: 2015 berorientasi bukan pada hasil tetapi proses dan fokus pada terpenuhinya kebutuhan pelanggan.

Dalam proses audit, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S. Sos., M. M. menegaskan 3 indikator utama pencapaian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTT, yaitu terlaksananya pemasangan rambu peringatan dini, penyusunan Dokumen Rencana Kontigensi, dan terbentuknya desa-desa tangguh bencana. Lebih lanjut, Ambros menjelaskan BPBD NTT dalam tugasnya mengurus penanggulangan bencana, juga harus bisa membangun diri sebagai sebuah lembaga yang mendukung Gubernur NTT dalam urusan pariwisata.

Tugas kami memastikan bahwa lokasi-lokasi wisata di NTT harus aman bencana dengan pendekatan Desa Tangguh Bencana”. Penduduk yang siap siaga akan lebih berpeluang selamat saat terjadi bencana. Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera melalui terwujudnya masyarakat NTT yang tangguh bencana.

Sementara, Auditor Pertama Inspektorat Provinsi NTT, Maria Fransiska Lusi Taluma, S.T. seusai kegiatan kepada media ini menyampaikan bahwa pada tahun 2020 sudah ada 10 OPD dan 2 unit kerja (TP PKK dan Dekranasda) yang sudah bersertifikat ISO 9001: 2015, sedangkan untuk tahun ini rencananya ada 29 OPD yang akan diaudit. Pelaksanaannya sudah dimulai dari hari Senin kemarin dan BPBD NTT merupakan OPD ke-16 yang sudah diaudit eksternal.

Berita & foto : Yusta R. Ramat

Berita Terkait

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan
Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes
Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN
Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:47 WIB

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 20:39 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Berita Terbaru