Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Mei 2022 WITA

Demokrat NTT Gelar Muscab Serentak di 22 Kabupaten/kota


					Demokrat NTT Gelar Muscab Serentak di 22 Kabupaten/kota Perbesar

Kupang, NTTPedia.id,- Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat konsolidasi internal pasca dikukuhkan oleh Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Konsilidasi internal itu adalah Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di 22 kabupaten/kota.

 

Ketua Muscab DPD Partai Demokrat NTT, Herman Pullu mengatakan muscab serentak tersebut akan dibagi dalam 3 Zona. Ia merincikan Zona 1 meliputi kabupaten Alor, Sabu, Rote, Kota Kupang, kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu dan Malaka. Dengan jumlah 144 DPAC.

 

Muscab serentak kata Herman akan digelar mulai 18 Mei hingga 22 Mei 2022 untuk menetapkan calon Ketua DPC.

 

“Muscab Demokrat akan mulai digelar besok di So’e untuk Zona 1,” kata Ketua Panitia Muscab, Herman Pullu kepada wartawan, Selasa, 17 Mei 2022.

 

Zona dua, diantaranya Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Timur, akan digelar pada 20 Mei 2022 di Sumba Barat Daya. Dengan jumlah 45 DPAC.

 

Zona Tiga yang meliputi kabupaten di daratan Flores yang akan digelar pada 22 Mei 2022 di Maumere, Sikka, dengan jumlah DPAC sebanyak 122.

 

Dia mengatakan hingga hari ini sudah sekitar 30 calon Ketua DPC yang mendaftar ke panitia berserta kelengkapan administrasinya.

 

“Sesuai data kami sudah 30 calon yang mendaftar untuk ditetapkan di Muscab nanti,” katanya.

 

Wakil ketua 1 Partai Demokrat, Paskalis

Muscab keempat Partai Demokrat NTT dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

 

“Muscab ini kita tindaklanjuti dari DPP, dan diadwalkan mulai 18 mei 2022,” katanya.

 

Muscab ini, menurut dia, juga bagian dari konsolidasi Partai guna persiapkan struktur Partai di DPC menyambut hajatan politik kedepan.

 

“Selain untuk mengusulkan calon Ketua DPC Demokrat, Muscab ini juga merupakan ajang konsolidasi hadapi pemilu 2024,” katanya.

 

Dia menjelaskan berdasarkan PO Partai Demokrat No. 2 tahun 2021, disebutkan setiap calon Ketua DPC berhak dicalonkan setelah mendapat dukungan minimal 20 persen dari jumlah PAC.

 

“Jadi forum muscab hanya mengesahkan calon yang penuhi syarat 20 persen dukungan, bukan pilih Ketua,” tandasnya.

 

Proses selanjutnya, kata dia, calon yang mendapat dukungan 20 persen PAC akan diusulkan ke tim 5, diantaranya Ketua Umum, Sekjen, Kaban Pembinaan organisasi serta Ketua dan Sekretaris DPD Demokrat NTT untuk melakukan fit and propertest bagi calon Ketua.

 

“Minimal tiga calon Ketua yang diusulkan ke tim lima. Setelah diuji baru ditetapkan Ketua terpilih,” katanya.

 

“Jadi jumlah dukungan tidak menentukan seseorang otomatis menjadi Ketua DPC terpilih,” tegasnya.(AP) NTT Gelar Muscab Serentak di 22 kabupaten/kota

Kupang, NTTPedia.id,- Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat konsolidasi internal pasca dikukuhkan oleh Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Konsilidasi internal itu adalah Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di 22 kabupaten/kota.

Ketua Muscab DPD Partai Demokrat NTT, Herman Pullu mengatakan muscab serentak tersebut akan dibagi dalam 3 Zona. Ia merincikan Zona 1 meliputi kabupaten Alor, Sabu, Rote, Kota Kupang, kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu dan Malaka. Dengan jumlah 144 DPAC.

Muscab serentak kata Herman akan digelar mulai 18 Mei hingga 22 Mei 2022 untuk menetapkan calon Ketua DPC.

“Muscab Demokrat akan mulai digelar besok di So’e untuk Zona 1,” kata Ketua Panitia Muscab, Herman Pullu kepada wartawan, Selasa, 17 Mei 2022.

Zona dua, diantaranya Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Timur, akan digelar pada 20 Mei 2022 di Sumba Barat Daya. Dengan jumlah 45 DPAC.

Zona Tiga yang meliputi kabupaten di daratan Flores yang akan digelar pada 22 Mei 2022 di Maumere, Sikka, dengan jumlah DPAC sebanyak 122.

Dia mengatakan hingga hari ini sudah sekitar 30 calon Ketua DPC yang mendaftar ke panitia berserta kelengkapan administrasinya.

“Sesuai data kami sudah 30 calon yang mendaftar untuk ditetapkan di Muscab nanti,” katanya.

Wakil ketua 1 Partai Demokrat, Paskalis
Muscab keempat Partai Demokrat NTT dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

“Muscab ini kita tindaklanjuti dari DPP, dan diadwalkan mulai 18 mei 2022,” katanya.

Muscab ini, menurut dia, juga bagian dari konsolidasi Partai guna persiapkan struktur Partai di DPC menyambut hajatan politik kedepan.

“Selain untuk mengusulkan calon Ketua DPC Demokrat, Muscab ini juga merupakan ajang konsolidasi hadapi pemilu 2024,” katanya.

Dia menjelaskan berdasarkan PO Partai Demokrat No. 2 tahun 2021, disebutkan setiap calon Ketua DPC berhak dicalonkan setelah mendapat dukungan minimal 20 persen dari jumlah PAC.

“Jadi forum muscab hanya mengesahkan calon yang penuhi syarat 20 persen dukungan, bukan pilih Ketua,” tandasnya.

Proses selanjutnya, kata dia, calon yang mendapat dukungan 20 persen PAC akan diusulkan ke tim 5, diantaranya Ketua Umum, Sekjen, Kaban Pembinaan organisasi serta Ketua dan Sekretaris DPD Demokrat NTT untuk melakukan fit and propertest bagi calon Ketua.

“Minimal tiga calon Ketua yang diusulkan ke tim lima. Setelah diuji baru ditetapkan Ketua terpilih,” katanya.

“Jadi jumlah dukungan tidak menentukan seseorang otomatis menjadi Ketua DPC terpilih,” tegasnya.(AP)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi Redaksi

Baca Lainnya

Pengurus Marapu di 23 Desa Mendapatkan Pelatihan Advokasi Melalui Proyek Lii Marapu  didukung Lembaga Voice, SID dan Marungga Foundation

20 Juni 2022 - 07:48 WITA

Diplomasi Pariwisata dan Pengalungan Kain Tenun Ikat NTT dari Bunda Julie Laiskodat ke Tun Mahatir Serta Promosikan Komodo

20 Juni 2022 - 07:27 WITA

Deklarasi Alumni GP Ansor, Ajhar Jowe, Itu Gerakan Kelompok Sesat

15 Juni 2022 - 13:42 WITA

Hadapi Musim Tanam Kedua, Julie Laiskodat Bantu Benih Padi Bagi Ratusan Petani di Kabupaten Kupang

13 Juni 2022 - 15:53 WITA

NTT Mengalami Inflasi 0,23 Persen di Bulan Mei 2022

10 Juni 2022 - 08:28 WITA

Duta Bahasa NTT 2022: Joy Satriani Mone Jadikan Media Sosial sebagai Sarana Edukasi

7 Juni 2022 - 09:29 WITA

Trending di Pendidikan