Duta Bahasa NTT 2022: Joy Satriani Mone Jadikan Media Sosial sebagai Sarana Edukasi

- Jurnalis

Selasa, 7 Juni 2022 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id, – Indonesia menempati 10 negara terbawah dengan memiliki tingkat literasi rendah, sesuai dengan PISA (Program for International Student Assessment) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) tahun 2019.

 

Bahkan UNESCO juga mengatakan minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan. Kondisi inilah yang mendorong Duta Bahasa NTT 2022, Joy Satriani Mone untuk menawarkan program literasi melalui media sosial.

 

“Untuk meningkatkan minat baca masyarakat NTT, saya memilih media sosial sebagai sarana edukasi, terkait dengan penggunaan bahasa Indonesia di era digital. Saya juga akan mengunggah materi-materi terkait kebahasaan di media sosial, dan di akhir bulan saya dan tim akan mengadakan lomba konten kebahasaan, untuk meningkatkan minat literasi dan menambah wawasan kebahasaan masyarakat” Ujar Joy, saat dikonfirmasi Wartawan NTTPedia via pesan WhasApp, Senin malam, (6/6/2022).

 

Lebih lanjut, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Cendana ini juga mengatakan materi yang akan diberikan timnya pun bertahap, dan bisa dikonsumsi oleh semua kalangan masyarakat.

 

“Saya juga akan mendesainnya agar lebih menarik, agar masyarakat pun tertarik dan mau belajar berliterasi” sambungnya.

 

Sementara, bagi rekan-rekan yang belum begitu familiar dengan media sosial, khususnya di pelosok NTT, jika saya mendapatkan kesempatan, tentunya saya akan turun ke lapangan untuk memberikan materi dan berbagi informasi bersama mereka.

 

“Saya juga akan bekerja sama dengan konten kreator lokal NTT untuk ikut mempromosikan kegiatan kami melalui media sosial, dan tentu saja kami akan berkolaborasi dengan influenser” tambahnya.

 

Saya juga bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjadi Perwakilan DUBAS NTT 2022. Saya juga bangga, karena bisa menjadi bagian dari anak muda yang membawa nama NTT ke tingkat nasional.

 

Ia juga berpesan kepada generasi muda NTT untuk berani mengambil peluang serta meningkatkan kemampuan softskill dan hardskill di era digital.

 

“Kita sebagai generasi muda haru lebih aktif berperan dan melihat berbagai peluang untuk dikembangkan yang nantinya menjadi kekuatan kita dalam berkarya. Sebagai Duta Bahasa NTT 2022, saya harap masyarakat mau belajar dan mengenal bahasa ibu kita. Karena bahasa adalah identitas kita. Marilah, kita sama-sama membangun bangsa dengan ‘Utamakan Bahasa Indonesia, Lesteraikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing” tutupnya.(Fredy)

Berita Terkait

Serius Berantas TPPO dan TPPA, Polda NTT Gandeng Pemprov Razia Pub hingga Edukasi Sekolah
Wali Kota Kupang Pimpin Rapat Lintas Sektor, 108 Keputusan Strategis Dirumuskan
Serena Francis: Lomba Paduan Suara Jadi Wadah Pembentukan Karakter Pelajar Kota Kupang
Meski Turun Tipis, Optimisme Ekonomi Warga NTT Tetap Terjaga
Capaian Meningkat, Kota Kupang Diincar Jadi Wajah Baru Pengelolaan Sampah di NTT
Ditpolairud Polda NTT Bongkar Aksi Bom Ikan di Sikka, Dua Nelayan Ditangkap
Refleksi Paskah, Wali Kota Kupang Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Perayaan Paskah dan HUT ke-28 GMIT Moria Liliba, Wawali Kupang Soroti Toleransi dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:55 WIB

Serius Berantas TPPO dan TPPA, Polda NTT Gandeng Pemprov Razia Pub hingga Edukasi Sekolah

Rabu, 15 April 2026 - 21:45 WIB

Wali Kota Kupang Pimpin Rapat Lintas Sektor, 108 Keputusan Strategis Dirumuskan

Rabu, 15 April 2026 - 10:39 WIB

Serena Francis: Lomba Paduan Suara Jadi Wadah Pembentukan Karakter Pelajar Kota Kupang

Senin, 13 April 2026 - 14:58 WIB

Meski Turun Tipis, Optimisme Ekonomi Warga NTT Tetap Terjaga

Kamis, 9 April 2026 - 10:30 WIB

Capaian Meningkat, Kota Kupang Diincar Jadi Wajah Baru Pengelolaan Sampah di NTT

Berita Terbaru