Diarak keliling Atambua, SPK Janji Panen Dua Kali Setahun

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 16:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, NTTPedia.id, – Calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi diarak ribuan massa di Kota Atambua pada Kamis (19/9/2024). Kahadiran SPK, sapaan akrab Simon Petrus Kamlasi di Atambua adalah dalam rangka safari politik setelah sebelumnya di Kabupaten Alor. Arak-arakan dari Bandara A.A Bere Tallo menuju hotel Paradiso membuat kota Atambua macet.

Di hadapan pendukung dan relawan, Jenderal bintang satu itu memberi harapan terutama bagi pada petani yang selama ini hanya menanam pada musim hujan. Kedepan, para petani di NTT tidak bisa lagi menganggur sebab pertanian lahan kering akan digalakkan setelah dibuat titik-titik air dengan teknologi Pompa Hidram.

“Selama ini saya sudah membuat 400 titik air di aeluruh pelosok NTT dengan teknologi pompa hidram. Di titik-titik itu, pertanian lahan kering bisa digalakkan dan kedepan kita akan perbanyak. Saya pikir lahan tidur kita terlalu luas dan hanya bangun pada saat musim hujan saja, lalu petani tidak menanam pada musim kemarau. Saya pikir, lahan kita tidak perlu tidur lagi. Saatnya kita bersama-sama membangunkan lahan-lahan kita. Semua itu kunci utamanya ada di air,” kata Simon Petrus Kamlasi yang meraih rekor MURI di bidang air ini.

Putra asli TTS yang lahir di Desa Sunu ini meminta masyarakat tidak usah ragu. Sebab selama dirinya menjadi tentara sudah melakukan banyak hal untuk membantu petani. Semua potensi air yang ada di lembah dan sungai akan dipompa ke tempat yang tinggi lalu dialirkan ke kebun masyarakat. Teknologi saat ini sudah semakin canggih di bidang pertanian dan bisa diakukan untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat.

“Lewat Pompa Hidram yang kita buat ini, kita gunakan lagi teknologi yang hemat air. Jadi hanya jagung saja yang hidup tapi rumput tidak bisa hidup karena panas matahari yang luar biasa di wilayah kita. Teknologi hemat air itu adalah irigasi tetes. Kita juga akan bangun banyak embun untuk menampung air hujan. Diupayakan ketika hujan yang sedikit itu, kita tahan di darat lewat embung dan jebakan air. Saya pikir, ikan di laut tidak butuh air tawar,” ujar SPK.

Ketua Bapilu DPW PKS NTT, Syamsul Samsudin Ali pada kesempatan yang sama mengatakan, Calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi sudah berbuat bagi masyarakat dan bukan hanya sekedar datang janji belaka tapi sudah bekerja di tengah masyarakat dengan karya monumental yang belum pernah dilakukan oleh politisi lainnya.

“Ini orang baik yang datang untuk memberi diri bagi masyarakat NTT. Orang baik ini adalah putra asli pulau Timor yang ikhlas melepas bintang di pundaknya hanya demi NTT. Beliau adalah Jenderal pertama yang berasal dari TTS dan Pulau Timor pada umumnya. Saya cuma mau bilang bahwa
Bae sonde bae anak Timor lebe bae,” ujar Syamsul Ali.

Anggota Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Belu, Munduz Tita pada kesempatan tatap muka dengan Calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi menegaskan, SPK adalah seorang praktisi yang sudah memiliki pengalaman yang mumpuni. Untuk itu, masyarakat tidak usah ragu untuk memilih seorang jenderal yang telah rela meninggalkan kenyamanan untuk mengabdi bagi rakyat NTT.

“Sudah saatnya kita bersatu untuk mendukung orang yang memiliki kompetensi untuk menyelesaikan persoalan rakyat. Ini adalah kesempatan langka bagi kita Timor Oan dan Atoin Meto untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita punya orang-orang yang mampu untuk merubah NTT ke arah yang lebih baik,” ujarnya.***

Berita Terkait

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang
Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik
Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT
Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan
Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan, Solusi Terbaik Bisa Jadi Kebijakan
31 Atlet Kempo Kota Kupang Dilepas ke Badung, Wali Kota Pesan Tampil dengan Mental Petarung
Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan, Solusi Terbaik Bisa Jadi Kebijakan

Berita Terbaru