Utang Proyek 49 Milyar Belum Dibayar, Puluhan Kontraktor di Ende Geruduk Kantor Bupati

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 20:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Kontraktor di Kabupaten geruduk Kantor Bupati akibat Pemerintah belum membayar utang proyek senilai 49 Milyar. Foto : Chen Rasi/Savanaparadise.com

Puluhan Kontraktor di Kabupaten geruduk Kantor Bupati akibat Pemerintah belum membayar utang proyek senilai 49 Milyar. Foto : Chen Rasi/Savanaparadise.com

Ende, NTTPedia.id,- Puluhan Kontraktor di Kabupaten Ende mendatangi Kantor Bupati, Rabu, (26/3/25). Kedatangan para kontraktor ini untuk menagih Pemerintah untuk membayar uang pekerjaan proyek dari tahun 2024 yang belum dibayar hingga saat ini.

Terpantau, Setibanya di Kantor Bupati, para kontraktor ini duduk berjejer diruang Lobi, sambil menunggu Bupati Ende selesai melakukan pertemuan dengan para tamu dari PBHI.

Setelah lama menunggu, para kontraktor ini pun naik pitam dan beramai ramai, naik ke lantai 2 kantor Bupati sambil mengamuk dan meminta agar segera mempertemukan mereka dengan Bupati.

Sambil mengamuk, puluhan kontraktor ini juga mempertanyakan, mengapa Pemerintah belum membayar uang pekerjaan paket proyek yang sudah selesai dikerjakan. Mereka juga menuntut agar Pemerintah segera membayarnya.

Setelah dilakukan mediasi, tiga perwakilan dari puluhan kontraktor diminta untuk bertemuabdan berdialog dengan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda diruang kerja Bupati.

Usai berdialog dengan Bupati, salah satu perwakilan kontraktor, Farid Embuwaru menjelaskan pembayaran terhadap semua paket proyek akan dilakukan usai BPKP melakukan audit.

“Bupati tadi juga mengatakan untuk pembayaran dia (Bupati) akan berusaha secepatnya sampai proses pemeriksaan yang dilakukan oleh BPKP dan Inspektorat selesai”, ujar Farid.

Dikatakan, Bupati juga berjanji akan mendesak BPKP agar secepatnya melakukan audit sehingga proses pembayaran terhadap pihak ketiga segera dilakukan.

Menanggapi tuntutan dari puluhan kontraktor, Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda mengatakan, pihaknya sudah meyakinkan kontraktor bahwa Pemerintah akan segera membayar semua pekerjaan yang telah dilakukan.

Namun sebelum dilakukan pembayaran, jelas Bupati, kita menunggu hasil audit yang sedang dilakukan BPKP bersama-sama Inspektorat karena hasil audit itulah yang akan menjadi dasar bagi Pemerintah untuk membayar.

Menurut Bupati, telah terjadi miskomunikasi antara pihak Pemerintah maupun kontraktor yang menyebabkan uang pekerjaan paket proyek belum dibayar.

Karena ada beberapa pekerjaan yang sudah dikerjakan namun dokumennya tidak terinput dengan baik oleh dinas masing-masing yang menyebabkan pembayaran tertunda.

“Makanya kemarin saya dapat informasi dari Sekda bahwa yang dibayar itu adalah yang sudah lengkap. Yang belum lengkap, itu semua akan kita audit”, tegas Bupati.

Setelah dikalkulasi secara keseluruhan, berdasarkan apa yang disampaikan Bupati bahwa utang Pemerintah Kabupaten Ende kepada pihak ketiga totalnya senilai 49 M.

“Kemarin sudah disampaikan bahwa total utang kita ke pihak ketiga yang belum dibayar yaitu totalnya adalah 49 M”, ungkap Bupati. (CR/SP)

Berita Terkait

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang
Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik
Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT
Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan
Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan, Solusi Terbaik Bisa Jadi Kebijakan
31 Atlet Kempo Kota Kupang Dilepas ke Badung, Wali Kota Pesan Tampil dengan Mental Petarung

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan

Berita Terbaru