Bank NTT dan Bank Jatim Masuki Tahap Final  KUB, Rahmat Saleh Diusulkan Jadi Direktur Umum dan Operasional

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, nttpedia.id – Kerja Sama Kelompok Usaha Bank atau KUB antara Bank NTT dan Bank Jatim kini sudah memasuki tahap akhir, dan tinggal menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat. Hal ini ditegaskan oleh Komisaris Independen Bank NTT Frans Gana, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD NTT, Rabu Kamis (31/7/2025). “Untuk KUB ini tinggal menunggu izin dari OJK pusat. Tahapan akhir sudah sampai di SHA (Shareholders Agreement), dan semua itu sudah selesai,” ujar Frans Gana. la mengatakan, dalam RDP bersama Komisi III DPRD NTT, pihaknya juga menyampaikan bahwa, penyertaan modal dari Bank Jatim ke Bank NTT juga sudah disepakati, dan k kank tinggal menunggu proses realisasi.

“Untuk penyertaan modal dari Bank Jatim ke Bank NTT, semua sudah ada kesepakatan yang tertuang dalam Shareholders Agreement, dan tinggal tunggu realisasi saja,” ungkapnya.

Selain KUB, Frans Gana juga menyingung proses pencalonan pengurus Bank NTT. Menurut dia, semua nama-nama calon pengurus sudah diajukan sejak bulan Juli 2025 lalu.

Semua sudah diajukan. Secara aturan, pertengahan bulan Agustus nanti sudah dilakukan fit and proper test. Kita tunggu saja,” jelas Frans Gana. Dia menyebut, dari sekian nama, Yohanis Landu Praing yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, diusulkan untuk mengisi jabatan Direktur Una Bank NTT yang defenitif.

“Pak Landu Praing sebenarnya sudah mundur dari calon Dirut, tapi karena sudah dalam keputusan RUPS, maka kami tidak bisa batalkan. Tetap diusulkan,” ungkapnya. Sedangkan, lanjut dia, Kepala Divisi Umum Bank NTT Rahmat Saleh Boby, juga diusulkan menjadi calon Direktur Umum dan Operasional Bank NTT. Keputusan itu sudah disepakati dalam RUPS. Frans Gana menambahkan, Rapat Dengar Pendapat atau RDP antara Komisi III DPRD dan Bank NTT juga membahas kinerja Bank NTT, khusunya untuk pemenuhan PAD. “Tadi kita juga membahas tentang bagaimana dukungan Bank NTT terhadap target PAD Rp2,8 triliun yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tandas Frans Gana. (*)

Berita Terkait

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan
Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes
Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN
Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:47 WIB

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 20:39 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Berita Terbaru