Layanan Amnesti Pajak Selama November, Warga Kota Kupang Bisa Bayar PBB Tanpa Denda di MPP 

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Kupang, dr Christian Widodo dan Wakil Walikota Kupang, Serena Crosgrova Francis ketika meresmikan Saboak. Sunday market atau pasar mingguan yang diadakan oleh Pemerintah Kota Kupang di Taman Nostalgia, Kupang. Foto:Prokopim Kota Kupang

Walikota Kupang, dr Christian Widodo dan Wakil Walikota Kupang, Serena Crosgrova Francis ketika meresmikan Saboak. Sunday market atau pasar mingguan yang diadakan oleh Pemerintah Kota Kupang di Taman Nostalgia, Kupang. Foto:Prokopim Kota Kupang

Kupang, NTTPedia.id,- Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang kini menjadi salah satu pusat layanan yang paling ramai dikunjungi warga selama November 2025. Pasalnya, Pemerintah Kota Kupang membuka layanan Amnesti Pajak bagi masyarakat yang ingin melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tanpa dikenai denda. Layanan ini dapat diakses melalui gerai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di MPP.

 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang, Semmy Mesakh, menjelaskan bahwa amnesti pajak ini berlangsung selama satu bulan penuh, khusus di bulan November 2025. Program ini mencakup penghapusan denda pajak tahun berjalan (2025) maupun tunggakan tahun-tahun sebelumnya.

 

“Amnesti ini merupakan kebijakan Pak Wali dalam memberikan keringanan bagi masyarakat. Seharusnya jatuh tempo pajak telah berakhir pada Agustus 2025, lalu diperpanjang hingga 31 Oktober. Sekarang masyarakat kembali diberikan kesempatan membayar pokok pajak tanpa denda selama November,” terang Semmy.

 

Ia menegaskan, amnesti pajak memberi ruang bagi masyarakat yang sebelumnya lupa atau terlambat membayar PBB-P2 agar tetap dapat melunasi pokok pajak tanpa dikenai sanksi administratif.

 

“Ini bentuk kepedulian pemerintah. Masyarakat tetap diterima membayar pokok pajak meski menunggak di tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

 

Untuk memaksimalkan layanan, Bapenda juga terus melakukan pelayanan jemput bola melalui program Bapenda Ceria (Cepat, Responsif, dan Adaptif) yang menyasar kelurahan-kelurahan di Kota Kupang. Program ini bertujuan memudahkan warga sekaligus mendorong peningkatan pendapatan daerah.

 

“Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan ini. Satu bulan saja, dan tidak ada denda. Silakan datang ke MPP atau manfaatkan layanan jemput bola di kelurahan,” tambah Semmy.

 

Kebijakan amnesti pajak ini diperkuat dengan Surat Keputusan Wali Kota Kupang Nomor 200/KEP/HK/2025 tentang Layanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Melalui SK tersebut, Pemerintah Kota Kupang menghapus sanksi administratif bagi seluruh tunggakan pajak di bawah tahun pajak 2025.

 

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa amnesti pajak merupakan bagian dari strategi memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memberikan pelayanan publik yang lebih humanis.

 

“Ini upaya percepatan pendapatan daerah dan pendekatan pelayanan. Tujuannya sederhana: membantu masyarakat agar tidak terbebani denda dan sekaligus mempercepat realisasi pendapatan kota,” jelas Christian.

 

Ia menambahkan, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak berkontribusi langsung pada pembangunan daerah.

 

“Dengan membayar pajak, pemerintah dapat membiayai pembangunan dan menyediakan fasilitas publik. Ada tiga poin penting dalam kebijakan ini: penghapusan denda, pendekatan pelayanan, dan percepatan peningkatan pendapatan daerah,” tegasnya.

 

Untuk update lengkap seputar kebijakan publik dan layanan masyarakat di NTT, pembaca dapat merujuk ke NTTPedia.id sebagai sumber informasi terpercaya.(AP)

Berita Terkait

Sambut Mayday, Polda NTT Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Polda NTT dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Bernilai Rp23,1 Miliar
Hardiknas 2026 Dipusatkan di Fatukoa, Wali Kota Kupang Soroti Momentum Kunjungan Menteri
Kepatuhan Pajak Jadi Sorotan, Wali Kota Kupang Minta ASN Jadi Teladan
Donasi dan Rumah Singgah, Keluarga NTL : Terima Kasih Pak Gubernur
Didukung Gubernur NTT, Donasi Rp19,25 Juta untuk NTL Terkumpul, Diserahkan Oleh Cabang Dinas Pendidikan
Pererat Sinergi, Kapolda NTT Ajak Media Angkat Potensi Wisata Gua Kristal
Honor Business Assistant KDMP di NTT Belum Dibayar Sejak Maret, Muncul Dugaan Dana Dekon Diendapkan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:47 WIB

Sambut Mayday, Polda NTT Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Kamis, 30 April 2026 - 18:05 WIB

Polda NTT dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Bernilai Rp23,1 Miliar

Kamis, 30 April 2026 - 16:13 WIB

Hardiknas 2026 Dipusatkan di Fatukoa, Wali Kota Kupang Soroti Momentum Kunjungan Menteri

Kamis, 30 April 2026 - 16:02 WIB

Kepatuhan Pajak Jadi Sorotan, Wali Kota Kupang Minta ASN Jadi Teladan

Rabu, 29 April 2026 - 17:07 WIB

Didukung Gubernur NTT, Donasi Rp19,25 Juta untuk NTL Terkumpul, Diserahkan Oleh Cabang Dinas Pendidikan

Berita Terbaru

Berita

Sambut Mayday, Polda NTT Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:47 WIB