Longsor Terjang Desa Goreng Meni Manggarai Timur, Tiga Warga Meninggal Dunia

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggarai Timur, NTTPedia.id – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Manggarai Timur mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik. Salah satu lokasi terdampak parah berada di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda.

Berdasarkan laporan Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Lana, peristiwa longsor terjadi pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Material longsor menimpa sebuah rumah warga milik Kongradus Lasa.

Dalam kejadian tersebut, empat orang dilaporkan menjadi korban. Dua korban sempat tertimbun material longsor dan hingga kini masih dalam proses pencarian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan dua korban lainnya berhasil dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Benteng Jawa untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, satu korban dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026), sehingga total korban meninggal akibat bencana ini mencapai tiga orang.

Selain korban jiwa, bencana longsor juga memaksa ratusan kepala keluarga mengungsi. Tercatat dua dusun di Desa Goreng Meni yang terdampak langsung dan harus mengungsi, yakni Dusun Sosor Alo dengan 90 kepala keluarga serta Dusun Buru Pote dengan 137 kepala keluarga.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berlangsung.

“Bencana yang terjadi di Goreng Meni merupakan duka bagi seluruh masyarakat Manggarai Timur. Saya meminta keluarga korban untuk tetap tabah dan tidak putus asa. Pemerintah bersama seluruh pihak akan terus berupaya menemukan korban yang masih tertimbun,” ujar Bupati Agas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama pada malam hari. Warga diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan menghindari perjalanan jika tidak mendesak.

“Jika lokasi tempat tinggal dirasa tidak aman dan berpotensi longsor, sebaiknya segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” tambahnya.

Bupati Agas menegaskan, Pemerintah Daerah Manggarai Timur telah mengambil langkah-langkah taktis dengan melakukan koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana.

Saat ini, tim BPBD telah berada di lokasi kejadian. Unsur TNI, Polri, serta Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Manggarai juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan wilayah terdampak.

Wakil Bupati Manggarai Timur bersama sejumlah perangkat daerah terkait turut bergerak menuju lokasi bencana.

Pemerintah Daerah juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk ikut meringankan beban para korban melalui donasi yang dikoordinasikan oleh Dinas Sosial, berupa pakaian layak pakai, makanan, serta kebutuhan darurat lainnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Timur, Agustinus Susanto, menyampaikan bahwa hingga Jumat siang kondisi cuaca di lokasi masih diguyur hujan.

Beberapa titik longsor kecil dan area rawan longsor juga ditemukan di sepanjang akses jalan menuju lokasi bencana, namun telah berhasil ditangani agar tetap dapat dilalui.

Untuk kebutuhan pengungsi, Pemerintah Daerah melalui BPBD telah menyalurkan bantuan logistik berupa 750 kilogram beras, makanan siap saji, terpal, air minum kemasan, serta perlengkapan tidur bagi warga terdampak.

Berita Terkait

Ende Bergetar, Raja Moni, dan 6 Mosalaki Serta Ribuan Masyarakat  Sambut Paket SIAGA
Orang Tua Siswa SMA Penerima Beasiswa Paket SIAGA  di Nagekeo Tersenyum Bahagia
Terima Kasih Pak SPK Yang Jauh Dari Timor Datang Ke Kampung Adat Rendu Nagekeo
Paket SIAGA  Salurkan Beasiswa Untuk Tiga SMA di Ngada
Paket SIAGA Terus Tuai Dukungan, Relawan 12 Kecamatan di  Ngada Deklarasi Dukungan
Ucapan Terima Kasih Siswa SMA Katolik Regina Pacis Bajawa Karena Bantuan Beasiswa Paket SIAGA
Kukuhkan Relawan di Matim, SPK-AG Minta Berjuang dan Menangkan SIAGA
Kawasan Tanjung Bendera di Matim Bakal Jadi  Kawasan Industri di tangan SPK-AG

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:32 WIB

Longsor Terjang Desa Goreng Meni Manggarai Timur, Tiga Warga Meninggal Dunia

Senin, 9 September 2024 - 11:51 WIB

Ende Bergetar, Raja Moni, dan 6 Mosalaki Serta Ribuan Masyarakat  Sambut Paket SIAGA

Sabtu, 7 September 2024 - 14:32 WIB

Orang Tua Siswa SMA Penerima Beasiswa Paket SIAGA  di Nagekeo Tersenyum Bahagia

Sabtu, 7 September 2024 - 06:32 WIB

Terima Kasih Pak SPK Yang Jauh Dari Timor Datang Ke Kampung Adat Rendu Nagekeo

Jumat, 6 September 2024 - 10:57 WIB

Paket SIAGA  Salurkan Beasiswa Untuk Tiga SMA di Ngada

Berita Terbaru