Kupang, NTT — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) bersama jajaran Polres di wilayah Alor, Sumba Barat Daya, Timor Tengah Selatan (TTS), hingga Kota Kupang, serentak menyalurkan bantuan perlengkapan pendidikan kepada siswa-siswi di wilayah pelosok dan kurang mampu, Kamis (5/2/2026).
Di Kabupaten Alor, Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, didampingi Kasat Binmas Kompol Ferdinand Yalla, membagikan tas dan alat tulis kepada siswa SD Negeri Welai dan SD GMIT Fanating.
Kegiatan ini disambut antusias para siswa, serta mendapat apresiasi dari pihak sekolah sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu di Sumba Barat Daya, Polres setempat melalui Sat Binmas yang dipimpin Iptu Simon Sonlae menyalurkan bantuan buku tulis, alat tulis, dan buku edukatif kepada siswa SD Weerita, Desa Weekombaka, Kecamatan Wewewa Barat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda NTT agar Polri hadir membantu peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah terpencil.
Di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Polres memberikan bantuan seragam sekolah, sepatu, dan alat tulis kepada siswa SMP Negeri Noeliu, Desa Neke, Kecamatan Oenino.
Bantuan diprioritaskan bagi siswa yang menggunakan perlengkapan sekolah tidak layak pakai, sekaligus disertai imbauan kamtibmas dan motivasi belajar.
Tak hanya di tingkat Polres, Polda NTT melalui Direktorat Binmas juga menyalurkan bantuan pendidikan dan sarana olahraga kepada siswa kurang mampu di MI Al-Anshor Alak, Kota Kupang.
Bantuan diserahkan langsung oleh Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol Sudartomo.
Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud Polri yang humanis dan peduli terhadap masa depan generasi muda.
“Polri tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir memberi kontribusi nyata bagi pendidikan sebagai investasi masa depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat meringankan beban orang tua, menumbuhkan semangat belajar anak-anak di pelosok, serta mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.













