Kupang, NTTPedia.id – RSU Siloam Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menghadirkan layanan bedah minimal invasif berbasis teknologi laser yang memberikan kenyamanan lebih bagi pasien serta mempercepat proses pemulihan.
Terdapat empat layanan unggulan berbasis laser yang saat ini tersedia di RSU Siloam Kupang, yakni Endovenous Laser Ablation (EVLA), FiLaC (Fistula Laser Closure), Laser Hemorrhoidoplasty (LHP), dan Percutaneous Laser Disc Decompression (PLDD). Seluruh layanan tersebut ditangani oleh dokter spesialis sesuai bidangnya masing-masing.
Dokter Spesialis Bedah Konsultan Vaskuler dan Endovaskular RSU Siloam Kupang, dr. Teguh Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa teknologi EVLA digunakan untuk menangani varises tanpa operasi besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“EVLA adalah tindakan mengatasi varises dengan memasukkan serat laser kecil ke dalam pembuluh darah yang bermasalah tanpa sayatan besar,” ujar dr. Teguh.
Menurutnya, metode ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain nyeri minimal, tidak memerlukan rawat inap lama, bekas luka sangat kecil, serta memungkinkan pasien kembali beraktivitas lebih cepat.
Sementara itu, Dokter Spesialis Bedah RSU Siloam Kupang, dr. Herbert S. Silalahi, menjelaskan bahwa teknologi laser juga digunakan untuk menangani fistula ani melalui metode FiLaC.
“FiLaC merupakan metode terbaru untuk menutup saluran fistula dari dalam menggunakan laser tanpa operasi besar,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa fistula ani kerap disalahartikan sebagai bisul biasa, padahal kondisi tersebut bisa kambuh berulang jika tidak ditangani dengan tepat.
Dengan teknologi laser, jaringan sehat di sekitar anus tetap terjaga, nyeri lebih ringan, pemulihan lebih cepat, serta risiko gangguan fungsi otot anus dapat ditekan.
Selain itu, RSU Siloam Kupang juga menyediakan layanan Laser Hemorrhoidoplasty untuk menangani wasir atau ambien.
Dokter Spesialis Bedah RSU Siloam Kupang, dr. Siemon Berhimpon, mengatakan bahwa prosedur ini dilakukan tanpa pemotongan jaringan besar.
“Laser bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah wasir dari dalam. Keunggulannya nyeri jauh lebih ringan, pendarahan minimal, dan pasien bisa pulang lebih cepat dibandingkan operasi konvensional,” ungkap dr. Siemon.
Tak hanya itu, layanan terapi laser juga tersedia bagi pasien saraf terjepit melalui metode Percutaneous Laser Disc Decompression (PLDD).
Dokter Spesialis Bedah Saraf Konsultan Neurovaskular RSU Siloam Kupang, dr. Donny Argie, menjelaskan bahwa prosedur ini digunakan untuk mengatasi saraf terjepit akibat hernia nukleus pulposus (HNP).
“Dengan laser, tekanan pada saraf dapat dikurangi tanpa operasi terbuka. Keunggulannya adalah risiko komplikasi lebih rendah dan pemulihan lebih cepat,” jelas dr. Donny.
Chief Executive Director (CEO) RSU Siloam Kupang, Yorin Anggari, menegaskan bahwa seluruh layanan teknologi laser tersebut dapat diakses oleh masyarakat luas, termasuk pasien pengguna BPJS Kesehatan.
“Semua pasien yang memiliki kartu BPJS Kesehatan dapat berobat di RSU Siloam Kupang tanpa biaya tambahan. Seluruh layanan ini sudah ter-cover BPJS Kesehatan,” tutup Yorin.













