Waibakul, NTTPedia.id,- Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah resmi meluncurkan Sistem Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online yang terintegrasi dengan Cash Management System (CMS) Bank NTT. Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan perbankan antara Pemkab Sumba Tengah dan Bank NTT.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna BKPSDM Kabupaten Sumba Tengah itu dihadiri oleh Bupati Sumba Tengah, Paulus Sekayu Karugu Limu, Wakil Bupati Martinus Umbu Djoka, Sekretaris Daerah Bernardus B. Gela, serta jajaran asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), bendahara OPD, camat, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Sumba Tengah.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Pimpinan Cabang Bank NTT Waibakul Gilberth Daud bersama Kepala Badan Keuangan Kabupaten Sumba Tengah Umbu Neka Jarawoli.
Bupati Paulus mengatakan peluncuran SP2D Online merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem pengelolaan keuangan yang lebih modern, cepat, dan akuntabel.
“Ini adalah bukti komitmen bersama untuk menghadirkan sistem keuangan daerah yang lebih cepat, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.
Menurutnya, digitalisasi pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Sumba Tengah telah dimulai sejak tahun sebelumnya melalui penerapan sistem Siskeudes Online yang juga terintegrasi dengan CMS Bank NTT.
Pada tahun ini, inovasi tersebut diperluas melalui implementasi SP2D Online sehingga seluruh alur pengelolaan keuangan daerah dapat berjalan secara digital dan terdokumentasi secara elektronik.
Kepala Badan Keuangan Kabupaten Sumba Tengah, Umbu Neka Jarawoli, menjelaskan bahwa dengan sistem SP2D Online setiap transaksi keuangan dapat tercatat secara otomatis sehingga mempercepat proses pencairan dana serta meminimalkan potensi kesalahan dalam proses administrasi manual.
“Dengan sistem ini, setiap transaksi akan tercatat otomatis, meminimalkan risiko kesalahan manual, dan mempercepat proses pencairan dana,” jelasnya.
Selain peluncuran sistem dan penandatanganan PKS, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi kepada seluruh bendahara OPD mengenai tata cara penggunaan SP2D Online yang terintegrasi dengan CMS Bank NTT.
Sosialisasi tersebut dipandu oleh tenaga ahli Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Dalam Negeri Irma Wibiyanti, yang menjelaskan berbagai aspek teknis dan prosedur administrasi dalam penerapan sistem digital tersebut.
Menurut Irma, pemahaman bendahara OPD terhadap prosedur administrasi digital menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi sistem SP2D Online.
“Jika bendahara memahami alur kerja sistem digital ini, maka proses pengelolaan keuangan daerah akan berjalan lebih cepat, aman, dan transparan,” ujarnya.
Melalui penerapan SP2D Online yang terintegrasi dengan CMS Bank NTT, Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah berharap pengelolaan keuangan daerah dapat menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah. (AP)













