Darwin Fusion 2026 Jadi Jembatan Baru Hubungan Kupang–Australia Utara

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 15:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Pemerintah Kota Kupang bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat langkah membangun kemitraan strategis dengan Kota Darwin, Australia Utara, melalui ajang internasional Darwin Fusion 2026 yang akan berlangsung pada 10–12 Juli 2026.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kota Kupang dan KADIN NTT yang dipimpin Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Rabu (10/6).

Darwin Fusion 2026 merupakan forum internasional yang digagas Pemerintah Kota Darwin sebagai wadah mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan komunitas internasional untuk membangun kemitraan yang konkret dan berkelanjutan.

Agenda kegiatan meliputi Forum Hubungan Internasional dan Pameran Dagang, Sister Cities Cup, serta Pameran Makanan Internasional yang menjadi ruang promosi ekonomi sekaligus diplomasi antardaerah.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis menegaskan, Pemerintah Kota Kupang menyambut positif peluang kerja sama yang ditawarkan melalui forum tersebut.

Menurutnya, Darwin Fusion berpotensi menjadi pintu masuk untuk memperkuat hubungan ekonomi dan sosial antara Kupang dan Darwin yang selama ini memiliki kedekatan geografis serta sejarah interaksi yang panjang.

“Kami melihat peluang yang sangat baik dari kerja sama ini. Namun kami juga ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan sehingga hubungan yang dibangun dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kupang,” ujar Serena.

Ia mengapresiasi peran aktif KADIN NTT yang selama ini membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Australia, termasuk Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Darwin, sehingga membuka ruang dialog yang lebih luas antara kedua wilayah.

Menurut Serena, Pemerintah Kota Kupang saat ini tengah mempersiapkan berbagai tahapan administrasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait rencana kerja sama luar negeri daerah.

Tahapan tersebut mencakup kemungkinan penandatanganan Letter of Intent (LoI) maupun Memorandum of Understanding (MoU) pada masa mendatang.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa semangat kolaborasi tetap menjadi prioritas utama. Baginya, Darwin Fusion bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan strategis untuk memperluas jejaring internasional Kota Kupang.

Sementara itu, Ketua KADIN NTT Bobby Lianto menilai, Darwin Fusion 2026 sebagai momentum penting untuk membawa hubungan Kupang dan Darwin ke tingkat yang lebih konkret dan produktif.

Menurut Bobby, kolaborasi yang sedang dibangun tidak hanya berfokus pada hubungan antarpemerintah daerah, tetapi juga mempertemukan dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam satu ekosistem kerja sama yang saling menguntungkan.

“Kami melihat Darwin Fusion sebagai peluang besar untuk membuka akses perdagangan, investasi, pendidikan, pertukaran pelajar, hingga pengembangan jejaring bisnis antara NTT dan Australia Utara. Ini bukan hanya tentang kunjungan, tetapi tentang membangun hubungan yang menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial bagi kedua wilayah,” katanya.

Bobby mengungkapkan bahwa KADIN NTT dalam beberapa tahun terakhir aktif menjalin komunikasi dengan berbagai mitra di Darwin, termasuk memfasilitasi interaksi awal antara pelajar di Kupang dan Australia melalui pertemuan virtual.

Upaya tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi program pertukaran pelajar dan tenaga pengajar yang lebih luas pada masa mendatang.

Selain itu, KADIN NTT menyatakan kesiapan mendampingi delegasi Pemerintah Kota Kupang selama pelaksanaan Darwin Fusion 2026, sekaligus membantu membuka akses investasi dan kemitraan bisnis bagi pelaku usaha daerah.

Menariknya, Pemerintah Kota Darwin juga menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung hubungan tersebut dengan menyiapkan fasilitas bagi delegasi Kota Kupang, mulai dari akomodasi, transportasi lokal selama kegiatan, hingga dukungan biaya perjalanan.

Dukungan tersebut dinilai sebagai sinyal positif atas besarnya minat Darwin untuk memperkuat hubungan dengan Kupang sebagai salah satu gerbang terdekat Indonesia di kawasan timur, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, olahraga, dan pertukaran budaya.

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Berita Terbaru