Polda NTT Cetak Sejarah, Terapi Kesehatan Mental USEFT Raih Rekor MURI

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas penerapan terapi kesehatan mental USEFT (Ultimate the Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Perwakilan MURI, Jufransyah Almy Birama kepada Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko sebagai penggagas program, pada Sabtu (4/7/2026).

Polda NTT berhasil mencatatkan dua rekor MURI, yakni sebagai Polda pertama di Indonesia yang menerapkan terapi USEFT kepada anggotanya, serta sebagai penyelenggara terapi kesehatan mental secara berseri dengan jumlah peserta terbanyak.

Jufransyah mengapresiasi inovasi yang dilakukan Polda NTT melalui terapi USEFT yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Ia menjelaskan, sejak 12 Juni 2026 terapi tersebut dilaksanakan secara berseri di 22 satuan kerja di wilayah hukum Polda NTT dan diikuti oleh 11.663 peserta.

“Metode terapi USEFT di Polda NTT ini tercatat sebagai rekor dunia dan sekaligus menjadi Polda pertama yang menerapkannya kepada anggota serta melaksanakan terapi secara berseri kepada masyarakat dengan jumlah peserta terbanyak,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menegaskan, tujuan utama program tersebut adalah membantu anggota Polri dan masyarakat yang tengah menghadapi persoalan kesehatan mental.

“Terapi ini kami hadirkan untuk menolong anggota yang memikul beban berat maupun masyarakat yang sedang berjuang menghadapi persoalan kesehatan mental akibat tekanan pekerjaan, rasa putus asa, hidup tanpa arah, maupun berbagai energi negatif lainnya. Harapannya, semua itu dapat berubah menjadi kehidupan yang lebih berwarna dan penuh harapan,” ungkapnya.

Menurutnya, kesehatan mental anggota Polri akan sangat menentukan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Personel yang sehat secara mental akan mampu bekerja dengan hati, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan lebih baik.

“Pengabdian terbaik adalah ketika kita mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Semoga semakin banyak anggota Polri yang menjadi terapis, penolong, pendengar, dan membantu sesama. Satu orang yang pulih dapat menyelamatkan keluarganya, dan satu terapis dapat menyelamatkan banyak kehidupan,” tambahnya.

Terapi USEFT (Ultimate the Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique) merupakan metode pemulihan berbasis pendekatan psikologi energi yang mengintegrasikan aspek Body (tubuh), Mind (pikiran), dan Soul (jiwa dan spiritual) secara selaras.

Metode ini dikembangkan oleh tim riset SBMS Institute bersama Kapolda NTT, sehingga juga dikenal sebagai Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique.

Pendekatan tersebut bertujuan membantu anggota Polri maupun masyarakat dalam mengelola beban emosional, memulihkan kondisi mental, dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Dalam pelaksanaannya, Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Vily Rudi Darmoko turut terlibat secara langsung dalam pembinaan serta memberikan praktik terapi kepada peserta.

Kapolda NTT juga memberikan dukungan penuh terhadap program kesehatan mental ini yang diawali bagi personel Polda NTT dan selanjutnya diperluas kepada masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen terhadap layanan kesehatan mental, Kapolda NTT juga mendirikan Rumah Bahagia di lingkungan Polda NTT.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang pemulihan dan tempat harapan bagi personel Polri maupun masyarakat yang membutuhkan pendampingan kesehatan mental.

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Berita Terbaru