Kota Kupang Menuju Kota Probiotik, Ratusan Ibu Dibekali Keterampilan Membuat Minuman Fermentasi

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 18:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Kupang, NTTPedia.id – Kota Kupang resmi dicanangkan sebagai Kota Probiotik melalui kolaborasi Pemerintah Kota Kupang dan Yayasan GenBio dalam program BioMom yang berfokus pada edukasi kesehatan pencernaan.

Sebanyak 500 ibu rumah tangga akan dilatih membuat water kefir, minuman probiotik hasil fermentasi yang diyakini bermanfaat menjaga kesehatan usus sekaligus membuka peluang usaha rumahan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, menyambut baik program Yayasan GenBio terkait kesehatan usus dengan melatih ibu-ibu di Kota Kupang untuk membuat kuliner yang sehat.

Retnowati ingin kolaborasi ini terus bertumbuh karena kesehatan keluarga menjadi tanggung jawab bersama.

Program GenBio ini dipimpin langsung oleh pendirinya, Swiluva Sigalovada Swilly Sumardy Ma atau yang dikenal dengan nama Suma.

Ia merupakan pengusaha muda yang masih duduk di kelas XI di Tzu Chi School di Jakarta dan dikenal melalui inisiatif BioMom, sebuah gerakan edukasi kesehatan pencernaan berbasis komunitas.

Ia hadir langsung di Kupang tepatnya di Aula Universitas Muhammadiyah, Senin (6/7/2026).

Kupang sendiri menjadi kota kedua penyelenggaraan program ini setelah kegiatan perdana di Kota Serang, Banten.

Retnowati dan Suma juga pada kesempatan yang sama meluncurkan program ini dan menorehkan Kupang sebagai Kota Probiotik. Momen itu dihadiri kurang lebih 200 ibu-ibu asal Kota Kupang.

Selanjutnya, sekitar 500 ibu-ibu pada 8 lokus akan dilatih membuat water kefir atau minuman probiotik hasil fermentasi yang dinilai dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Retnowati ingin program ini mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan pencernaan sebagai bagian dari upaya preventif untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Sebab rumah yang sehat akan melahirkan keluarga yang kuat, keluarga kuat membangun kota yang kuat sehingga pembangunan bukan saja infrastruktur tapi keluarga yang berkualitas,” kata dia.

Pemerintah Kota Kupang yang juga menjunjung visi kota kasih, mandiri, maju dan sejahtera ini harus dimulai dari kesehatan keluarga.

Untuk itu ia berharap ilmu yang diperoleh hari ini menjadi pengetahuan baru yang berdampak bagi keluarga hingga lingkungan sekitar.

“Karena banyak manfaatnya seperti mencegah penyakit usus, gerd, maag dan menjaga kesehatan pencernaan,” kata dia.

Melalui pelatihan ini, kata dia, kaum ibu bisa menambah pengetahuan kesehatan dan dalam melengkapi menu kesehatan di dalam keluarga.

“Menurut saya ini juga sangat mirip dengan budaya di Kupang. Ini bisa menjadi peluang ekonomi bagi ibu-ibu yang mendapat pelatihan ini,” tukasnya.

Suma sendiri mengatakan kegiatan yang akan berlangsung hingga 10 Juli 2026 ini diharapkan bisa menjadi kebiasaan sederhana di rumah dan dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan keluarga.

“Usus sehat adalah fondasi keluarga sehat. Ayah dan ibu bisa produktif, anak-anak dapat tumbuh dan belajar dengan baik. Kesadaran itu yang ingin kami bangun melalui BioMom,” ujarnya.

Selain praktik pembuatan water kefir, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai pentingnya bakteri baik, kebersihan selama proses fermentasi, serta pola hidup yang mendukung kesehatan usus.

Pendekatan yang digunakan BioMom menitikberatkan pada penyederhanaan ilmu pengetahuan agar mudah dipahami masyarakat.

Edukasi tidak hanya diberikan melalui pelatihan langsung, tetapi juga melalu berbagai konten digital yang telah menjangkau jutaan penonton di media sosial.

Menurutnya, gerakan tersebut tidak semata berbicara mengenai kesehatan. la juga melihat peluang pemberdayaan ekonomi melalui produksi minuman probiotik skala rumah tangga.

“Visi kami sederhana, yakni menjadikan setiap kota di Indonesia sebagai kota probiotik, di mana masyarakatnya lebih sehat sekaligus memiliki peluang untuk mandiri secara ekonomi,” kata dia.

Sebelumnya, BioMom bekerja sama dengan Pemerintah Kota Serang melalui program “Probiotic City: Healthy Gut, Healthy City”, yang menyasar ribuan ibu rumah tangga sebagai agen edukasi kesehatan di lingkungan masing masing.,

Pelaksanaan di Kupang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kota Kupang, Dinas Kesehatan Kota Kupang, tokoh masyarakat, hingga komunitas warga.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan pencernaan.

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Berita Terbaru