Dulu Dianggap Tak Penting, Kini Program Ina Kasih Ringankan Beban Perempuan Prasejahtera

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Kota Kupang, NTTPedia.id – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, membagikan pembalut gratis kepada perempuan melalui Program Ina Kasih di Kantor Camat Kota Lama, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Kupang, dr. Marsiana Yuleta Halek, serta Camat Kota Lama, Yanto Jalil.

Program yang bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan kesehatan menstruasi bagi perempuan dari keluarga prasejahtera itu mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Sejumlah warga mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga yang memiliki lebih dari satu perempuan yang sedang mengalami menstruasi.

Salah seorang warga Kota Lama, Sisilia Sofia Dato Meja, mengatakan keluarganya sangat terbantu dengan adanya pembagian pembalut gratis.

Menurutnya, keterbatasan ekonomi membuat keluarganya kerap kesulitan memenuhi kebutuhan tersebut setiap bulan.

“Sangat bermanfaat karena di rumah kami ada tiga perempuan, remaja dan dewasa. Saat datang bulan kami setengah mati membeli pembalut, apalagi orang tua kami hanya bekerja serabutan,” ujarnya.

Sisilia berharap Program Ina Kasih dapat terus dilanjutkan agar semakin banyak perempuan dari keluarga prasejahtera di Kota Kupang yang merasakan manfaatnya.

Wakil Walikota Kupang Serena C. Francis mengatakan, program Ina Kasih merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan kesehatan dan kebersihan menstruasi perempuan.

Menurutnya, melalui program ini pemerintah Kota Kupang berupaya memastikan setiap perempuan, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang penting bagi kesehatan reproduksi.

Serena menceritakan, saat pertama kali diluncurkan, Program Ina Kasih sempat menuai beragam tanggapan.

Sebagian pihak mempertanyakan urgensi program tersebut dan menilai bantuan pembalut bukan menjadi prioritas pemerintah.

“Namun, setelah pelaksanaannya berlangsung di berbagai wilayah, banyak penerima manfaat mengaku program tersebut menjawab kebutuhan yang selama ini kerap luput dari perhatian,” ungkapnya.

Masih menurut Serena, kehadiran bantuan tersebut dinilai mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sekaligus mendukung perempuan menjaga kesehatan dan kebersihan selama masa menstruasi.

Melalui Program Ina Kasih, Pemerintah Kota Kupang berharap tidak ada lagi perempuan yang kesulitan memperoleh produk sanitasi karena keterbatasan ekonomi.

“Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan menstruasi merupakan bagian dari hak dasar perempuan yang perlu mendapat perhatian bersama,” tutup Serena.

Berita Terkait

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar
KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti
PA GMNI NTT Kembali Gerakkan Aksi Kemanusiaan, Kini untuk Korban Gempa Sumba
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07 WIB

BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti

Berita Terbaru