Di Hadapan Dubes Australia, Serena Ungkap Saboak hingga Pembalut Gratis Terinspirasi Negeri Kanguru

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Kota Kupang, NTTPedia.id – Sejumlah program yang dijalankan Pemerintah Kota Kupang saat ini disebut terinspirasi dari berbagai kebijakan yang telah diterapkan Pemerintah Australia.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Serena Francis di hadapan Duta Besar Australia Untuk Indonesia, Rod Brazier, saat memberikan sambutan pada kegiatan Workshop Review Capaian Program Zero-Dose & Penguatan Implementasi Program Integrasi Kesejahteraan Anak di Kota Kupang, Kamis (30/7/2026).

Menurut Serena, program tersebut di antaranya implementasi Program Kesejahteraan Anak Terpadu, penyelenggaraan SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang) yang digelar setiap hari Sabtu dan Minggu, serta program penyediaan pembalut wanita gratis bagi perempuan dan anak perempuan di Kota Kupang.

Dijelaskannya, gagasan penyelenggaraan Saboak muncul setelah melakukan kunjungan ke Sydney, Australia, tahun lalu.

Dari kunjungan tersebut, Serena melihat bagaimana pasar akhir pekan di Australia mampu menjadi ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal.

Selain itu, Pemerintah Kota Kupang juga menghadirkan program penyediaan pembalut wanita bagi perempuan dan anak perempuan.

Program yang diinisiasi Wakil Walikota Serena Francis itu lahir dari kepedulian terhadap masih adanya masyarakat yang tidak mampu membeli pembalut karena keterbatasan ekonomi.

Inisiatif tersebut juga didasarkan pada berbagai referensi yang dipelajari Serena, termasuk jurnal yang menjelaskan bahwa Australia telah lebih dahulu menerapkan kebijakan untuk membantu perempuan memperoleh akses terhadap pembalut wanita.

“Melalui berbagai program yang terinspirasi dari praktik baik di Australia tersebut, Pemerintah Kota Kupang berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat perekonomian lokal, serta memastikan kebutuhan dasar perempuan dan anak perempuan dapat terpenuhi secara lebih baik,” tutup Serena.

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Berita Terbaru