So’e, NTTPedia.id,- Kepedulian Simon Petrus Kamlasi (SPK) terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali mendapat apresiasi. Selain membangun aula serbaguna bagi SD GMIT 2 Kota Soe, SPK juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan sekolah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan SPK saat menghadiri pelantikan kepala sekolah jenjang SD, SMP dan SMK Kristen binaan Yayasan Pendidikan Kristen GMIT yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 SD GMIT 2 Kota Soe, Rabu, 05/08/2026.
Dalam sambutannya, SPK mengaku bersyukur dapat kembali berbaur dengan masyarakat TTS. Ia menegaskan tugas kepala sekolah bukan sekadar jabatan administratif, melainkan amanah besar untuk mencetak generasi penerus bangsa.
” Hari ini kita melantik kepala sekolah. Tugas ini berat dan mulia, karena dari tangan Bapak Ibu sekalian lahir generasi penerus bangsa. Suatu saat, pemimpin masa depan negeri ini akan lahir dari hasil didikan Bapak Ibu semua,” kata SPK.
Menurutnya, kualitas pendidikan akan menentukan masa depan daerah. Karena itu, sekolah-sekolah harus mendapat perhatian bersama agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan berkarakter.
SPK juga menyampaikan kabar membanggakan putra asal TTS kini dipercaya mengemban tugas sebagai tenaga ahli di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa putra-putri daerah mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional apabila memperoleh pendidikan yang baik.
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap dunia pendidikan, SPK meminta seluruh kepala sekolah agar tidak ragu menyampaikan berbagai kebutuhan sekolah.
” Kalau ada kekurangan ruang kelas, sarana maupun prasarana pendidikan, sampaikan saja. Saya juga berkomitmen ikut berkontribusi memajukan pendidikan di lingkungan GMIT, termasuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris agar lulusan memiliki daya saing yang lebih luas, bahkan hingga ke luar negeri,” kata SPK.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Timor Tengah Selatan, Army Konay. Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghargaan kepada Yayasan Pendidikan Kristen GMIT atas dedikasinya dalam memajukan pendidikan di TTS.
Army Konay mengatakan, kehadiran 13 aparatur sipil negara (ASN) dari total 23 kepala sekolah yang dilantik menunjukkan kemitraan yang baik antara Pemerintah Kabupaten TTS dan Yayasan Pendidikan Kristen GMIT dalam membangun pendidikan.
” Kami berharap perhatian dan dukungan terhadap sekolah-sekolah swasta terus diperkuat karena mereka juga memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Secara khusus, Wakil Bupati menyampaikan terima kasih kepada Simon Petrus Kamlasi yang telah membangun aula serbaguna SD GMIT 2 Kota Soe. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bukti nyata kepedulian SPK terhadap kemajuan pendidikan di kampung halamannya.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan berkurangnya alokasi dana dari pemerintah pusat, Army Konay mengajak seluruh pemangku kepentingan memanfaatkan setiap peluang untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.
” Persaingan dunia pendidikan semakin ketat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan sekolah-sekolah baru. Namun kita memiliki tanggung jawab yang sama, yakni membentuk karakter dan mental generasi emas masa depan Timor Tengah Selatan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan kepala sekolah yang dilantik menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada mereka untuk memimpin satuan pendidikan binaan Yayasan Pendidikan Kristen GMIT.
Mereka menyatakan siap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kepercayaan yang diberikan oleh Gereja dan Pemerintah Daerah.
” Kami sadar memiliki banyak keterbatasan sebagai manusia. Namun dengan pertolongan Tuhan, kami percaya mampu menjalankan amanah ini sebaik-baiknya. Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan yang telah menerbitkan Surat Keputusan penugasan khusus bagi kami untuk mengabdi di sekolah-sekolah swasta dalam semangat kemitraan pendidikan,” ungkap perwakilan kepala sekolah.
Mewakili rekan-rekannya, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah, gereja, dan masyarakat apabila selama masa pengabdian sebelumnya masih terdapat kekurangan. Mereka berharap dukungan dan doa seluruh masyarakat agar dapat terus mengemban tugas dengan penuh hikmat dan dedikasi.
Pelantikan tersebut mengukuhkan 23 kepala sekolah pada jenjang SD, SMP, dan SMK Kristen binaan Yayasan Pendidikan Kristen GMIT.(AP)







