So’e, NTTPedia.id,- Hari pertama menjalankan tugas setelah serah terima jabatan (sertijab), Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., langsung menunjukkan gaya kepemimpinan yang dekat dengan anggota dan masyarakat.
Usai sertijab, AKBP Kristiyan tidak hanya menjalankan tugas dari balik meja. Ia bersama anggota Polres TTS turun langsung membersihkan lingkungan Markas Komando (Mako) Polres TTS. Plastik, puntung rokok dan berbagai sampah yang berserakan di halaman dibersihkan bersama.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmennya untuk membangun lingkungan kerja yang bersih, asri dan nyaman. Ia bahkan menegaskan bahwa kegiatan kebersihan tidak boleh berhenti pada hari pertama saja.
Usai apel pagi, seluruh personel Polres TTS diwajibkan melaksanakan kerja bakti atau kurve bersama untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan Mako Polres TTS.
” Usai pelaksanaan apel pagi, seluruh personel Polres Timor Tengah Selatan (TTS) harus melaksanakan kegiatan kerja bakti atau kurve bersama untuk menjaga kebersihan dan kerapian di lingkungan Mako Polres TTS,” ujar AKBP Kristiyan.
Selain menata lingkungan kerja, Kapolres TTS juga langsung melakukan pembenahan dalam pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan memerintahkan agar barang bukti kecelakaan lalu lintas yang sudah tidak lagi diperlukan dalam proses penanganan perkara segera dikembalikan kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya.
Menurut AKBP Kristiyan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun transparansi dan memberikan pelayanan kepolisian yang lebih baik kepada masyarakat.
Kepemimpinan AKBP Kristiyan juga ditunjukkan melalui kehadirannya di tengah masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, ia berkeliling ke sejumlah pelosok desa, bertemu dan berbaur langsung dengan warga, termasuk masyarakat petani.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap inovasi masyarakat dalam mengembangkan budidaya apel di Desa Bijaepunu, Kecamatan Mollo Utara. Kehadiran Kapolres di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, AKBP Kristiyan menargetkan patroli rutin sebagai salah satu langkah untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres TTS.
Pendekatan humanis juga menjadi perhatian Kapolres dalam menangani aksi penyampaian pendapat di muka umum. Hal itu terlihat saat Polres TTS melaksanakan pengamanan dan pengawalan aksi puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Bijaepunu, Kecamatan Mollo Utara, di Kantor Bupati TTS, Kamis (06/08/2026.
Dalam pengamanan tersebut, personel Polres TTS tetap melakukan pengamanan secara ketat, namun mengedepankan pendekatan humanis serta mengajak massa aksi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas selama penyampaian aspirasi berlangsung.
Rangkaian langkah tersebut menunjukkan bahwa AKBP Kristiyan tidak hanya menempatkan keamanan sebagai prioritas, tetapi juga ingin membangun wajah kepolisian yang dekat dengan masyarakat, transparan, humanis dan responsif terhadap persoalan warga.
Di lingkungan internal, ia mendorong disiplin dan kepedulian anggota terhadap kebersihan Mako. Sementara di tengah masyarakat, ia memilih hadir, mendengar dan berbaur langsung dengan warga.
Bagi Kapolres TTS, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kehadiran polisi yang mampu membangun kepercayaan masyarakat.(Ang)







