Mbay, NTTPedia.id, – Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBL) menyalurkan bantuan nutrisi dan kebutuhan kesehatan bagi kelompok rentan yang terdampak gempa Flores di Kabupaten Nagekeo, Kamis, 20/08/2026.
Bantuan tersebut menyasar warga di Desa Leguderu, Kelurahan Lape, Desa Wolowea, serta anak-anak penyandang disabilitas yang mengungsi bersama Susteran ALMA Nggolonio di Aegela.
Fokus bantuan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi kelompok rentan, terutama ibu hamil, ibu menyusui, bayi, lansia, dan anak-anak penyandang disabilitas yang berada dalam situasi darurat pascagempa.
YBL menyalurkan susu formula untuk bayi usia 0–12 bulan, susu bagi ibu hamil dan menyusui, susu lansia, popok bayi, minyak telon dan minyak kayu putih, serta obat-obatan dan vitamin bagi warga yang membutuhkan dukungan kesehatan.
Bantuan tersebut mencakup kebutuhan 15 bayi, dua ibu hamil, dua lansia renta, enam anak penyandang disabilitas, serta sekitar 80 warga Desa Leguderu yang membutuhkan penanganan medis.
“Bantuan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, terutama nutrisi dan kesehatan bagi kelompok rentan, seperti bayi, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak penyandang disabilitas, dan lansia. Selain itu, obat-obatan dan vitamin juga diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan kesehatan,” terang Maria Fasdes dari YBL Nagekeo.
Fasilitator YBL di Nagekeo, Mathias, mengatakan kebutuhan kelompok rentan harus mendapat perhatian khusus dalam situasi bencana. Menurutnya, kebutuhan penyintas tidak hanya berkaitan dengan makanan dan tempat tinggal sementara, tetapi juga asupan nutrisi dan dukungan kesehatan.
” Dalam situasi seperti ini, kebutuhan masyarakat tidak hanya berupa makanan dan tempat yang aman, tetapi juga dukungan kesehatan dan nutrisi, terutama bagi bayi, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak penyandang disabilitas, dan lansia,” tegas Mathias.
Penyaluran bantuan di Nagekeo merupakan bagian dari respons tanggap darurat YBL bagi masyarakat terdampak gempa Flores.
Sebelumnya, YBL juga telah menyalurkan bantuan serupa ke Kecamatan Riung di Kabupaten Ngada, Desa Mausambi di Kabupaten Ende, serta empat desa di Kabupaten Manggarai.
Penyaluran bantuan ke sejumlah wilayah terdampak lainnya masih terus dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat pascagempa.(AP)







