Kupang, NTTPedia.id,- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kupang menyerahkan donasi hasil penggalangan dana kepada Persatuan Alumni (PA) GMNI Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa Flores.
Penyerahan donasi berlangsung di Sekretariat DPC GMNI Kupang, Minggu, 23/8/2026. Bantuan tersebut diterima oleh Kepala Posko Tanggap Gempa Flores PA GMNI NTT, Yohanes Hamba Lati.
Donasi yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp5.370.000 dan 10 karung beras SPHP.
Uang tunai tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan DPC GMNI Kupang sebanyak dua kali, yakni pada Senin (18/8/2026) dan Sabtu (22/8/2026).
Aksi penggalangan dana dilakukan di dua lokasi, yakni di lokasi Pameran Pembangunan NTT dan lampu merah Patung Kirab, Kota Kupang.
Sementara itu, 10 karung beras SPHP merupakan sumbangan dari mahasiswa STIKES Nusantara Kupang yang turut mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Kepala Posko Tanggap Gempa Flores PA GMNI NTT, Yohanes Hamba Lati, menyampaikan apresiasi kepada DPC GMNI Kupang dan para mahasiswa yang telah menginisiasi serta berpartisipasi dalam penggalangan bantuan tersebut.
Menurut Yohanes, bantuan tersebut akan menjadi bagian dari dukungan logistik PA GMNI NTT untuk masyarakat yang terdampak gempa Flores.
“Terima kasih kepada kawan-kawan GMNI Kupang dan mahasiswa STIKES Nusantara Kupang yang sudah menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang terdampak gempa. Bantuan ini akan kami salurkan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Yohanes.
Ketua DPD PA GMNI NTT, Yoseph Dasi Djawa, turut mengapresiasi gerakan kemanusiaan yang dilakukan GMNI Kupang.
Menurut Yoseph, aksi tersebut merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Marhaenisme yang menempatkan kepentingan rakyat dan kemanusiaan sebagai bagian penting dari perjuangan.
” Ini adalah gerakan kemanusiaan yang patut diapresiasi. Sebagaimana ideologi Marhaenisme dan ajaran Bung Karno, kita selalu berpihak pada kepentingan orang banyak dan kemanusiaan,” kata Yoseph.
Ia menilai solidaritas yang ditunjukkan GMNI Kupang menjadi bukti gerakan mahasiswa tidak hanya hadir dalam ruang-ruang diskusi tetapi juga mengambil bagian secara langsung ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.
Yoseph juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana serta mahasiswa STIKES Nusantara Kupang yang menyumbangkan beras.
” Semangat seperti ini harus terus dirawat. Ketika rakyat mengalami kesulitan, gerakan mahasiswa harus hadir bersama rakyat. Bantuan yang diserahkan hari ini akan kami teruskan kepada masyarakat terdampak gempa Flores,” ujarnya.
PA GMNI NTT selanjutnya akan menyalurkan bantuan tersebut kepada warga terdampak gempa Flores sebagai bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.(AP)







