Kupang, NTTPedia.id,- Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa Flores. Pada 22-23 Agustus 2026. Bantuan yang bersumber dari gotong royong alumni GMNI se Indonesia ini disalurkan ke 29 desa/wilayah yang tersebar di lima kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada dan Ende.
Penyaluran bantuan dilakukan dengan menyasar sejumlah wilayah hingga tingkat kecamatan, desa, dusun, dan kelurahan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari gerakan solidaritas PA GMNI NTT untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.
Ketua PA GMNI NTT, Yoseph Dasi Djawa, mengatakan penyaluran bantuan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Menurutnya, PA GMNI NTT berupaya agar bantuan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu tetapi dapat menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah yang membutuhkan.
” Kami terus berupaya menjangkau warga terdampak di berbagai wilayah. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat,” kata Yoseph ketika diwawancarai NTTPedia.id, Senin, 24/08/2026.
Ia mengatakan, solidaritas dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mendukung masyarakat yang sedang menghadapi situasi pascagempa.
Yoseph berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata solidaritas dan gotong royong bagi warga yang terdampak bencana gempa Flores.
Sementara itu, Kepala Posko Tanggap Gempa Flores PA GMNI NTT, Yohanes Hamba Lati, menjelaskan penyaluran pada 22–23 Agustus menyasar wilayah di lima kabupaten.
Di Kabupaten Manggarai, bantuan disalurkan di Cibal Barat, Desa Barang, dan Desa Nundang.
Di Kabupaten Manggarai Timur, bantuan menjangkau Dusun Rangga, Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba Utara; Desa Rana Bajang, Kecamatan Elar; Desa Golo Nderu dan Desa Golo Redang/Dusun Melo, Kecamatan Lamba Leda Selatan serta Dusun Golo Nila, Kelurahan Uling Baras, Kecamatan Sambi Rampas.
Di Kabupaten Nagekeo, bantuan disalurkan di Dusun Lajawolo, wilayah Mauponggo; Desa Wajomara, Kecamatan Aesesa Selatan serta Desa Kotagana dan enam desa di Wolotelu, Kecamatan Mauponggo.
Untuk Kabupaten Ngada, bantuan disalurkan di Desa Naru, Desa Bowali 5 paket, Desa Ngoranale serta Desa Sarasedu, Kecamatan Golewa.
Sementara di Kabupaten Ende, bantuan menjangkau wilayah Kecamatan Ende, Nangapanda, dan Detusoko yang mencakup sembilan desa.
Yohanes mengatakan, penyaluran dilakukan dengan memperhatikan akses dan kondisi masyarakat di masing-masing wilayah.
” Kami berusaha memastikan bantuan bisa sampai kepada warga yang benar-benar membutuhkan, termasuk di wilayah yang berada cukup jauh dari pusat kabupaten,” ujar Yohanes.
Ia menambahkan, proses penyaluran akan terus dikoordinasikan bersama jaringan PA GMNI NTT di daerah dan relawan yang berada di lapangan.(AP)







