VBL Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Sumba Tengah, Ajak Umat Junjung Gotong Royong dan Solidaritas

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 13:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Waibakul, NTTPedia.id,- Anggota MPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menggelar sosialisasi 4 Pilar di Kabupaten Sumba Tengah, Sabtu, 19/09/2026. VBL mengajak masyarakat Sumba Tengah, khususnya umat di Wailawa untuk menjadikan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Gotong royong dan solidaritas menjadi bagian penting yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut.

Kegiatan berlangsung di Aula Gereja Katolik Santo Markus Wailawa dengan mengangkat tema Wawasan Kebangsaan Menjadi Modal Bernegara dengan Menjunjung Tinggi Semangat Gotong Royong dan Rasa Solidaritas Sesama Umat.

Wakil Ketua DPRD Sumba Tengah, Ignas Umbu Tiba, pada kesempatan itu mengatakan 4 Pilar Kebangsaan menjadi simbol nilai luhur sekaligus dasar persatuan dan kesatuan.

” 4 Pilar menjadi simbol nilai luhur dan bukti nyata yang menjadi dasar persatuan dan kesatuan kita. Kami berterima kasih kepada Bapak VBL yang memilih daerah kami sebagai tempat memperkuat Pilar dan penerapannya di kehidupan bermasyarakat,” ujar Ignas.

Menurut Ignas, nilai-nilai 4 Pilar perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Gotong royong dan solidaritas, kata dia, menjadi bagian penting untuk menjaga kebersamaan masyarakat di tengah berbagai perbedaan.

Kepala Dinas Kesbangpol Sumba Tengah, Rudianto U.D. Sobang, S.Sos., yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menyampaikan materi mengenai wawasan kebangsaan sebagai modal dalam kehidupan bernegara.

Rudianto menekankan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan agar nilai persatuan dan kebersamaan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Semangat gotong royong dan solidaritas menjadi bagian dari upaya menjaga kehidupan sosial yang harmonis.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Wailawa, Pastor Paroki St. Klemens Wailawa dan Tenaga Ahli VBL, Vicky Umbu Tiba Sagabara. Peserta berasal dari masyarakat Desa Wailawa, umat Stasi St. Markus, perangkat desa serta guru tingkat TK, SD dan SMP.(AP)

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Berita Terbaru