Tim Tabur Kejati NTT Tangkap Buronan Kasus Asusila Terhadap Anak di Kupang

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 17:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil mengamankan seorang buronan kasus asusila terhadap anak yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Kota Kupang.

Kasi Penkum Kejati NTT, A. A Raka Putra Dharmana mengungkapkan, penangkapan dilakukan pada Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 10.00 Wita di Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

“Operasi dipimpin Asisten Intelijen Kejati NTT, Bambang Dwi Murcolono bersama Plt. Kasi E Alboin M. Blegur beserta tim,” jelasnya.

Menurut Raka Putra Dharmana, buronan yang ditangkap adalah Piter Bois (27), warga Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Ia ditetapkan sebagai DPO sejak 5 Desember 2023 karena mangkir dari kewajiban menjalani hukuman pidana.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 3978 K/Pid.Sus/2020, Piter dinyatakan bersalah karena membujuk anak untuk melakukan persetubuhan dengannya.

Ia dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp100 juta, subsidiair 3 bulan kurungan. Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.

Setelah pemeriksaan kesehatan dan administrasi, Piter diserahkan ke Jaksa Eksekutor Kejari Kota Kupang untuk dieksekusi ke Lapas Kelas IIA Kupang.

“Kejaksaan dengan komitmennya melalui Program Tabur untuk terus memburu para buronan. Jaksa Agung RI mengimbau seluruh DPO agar segera menyerahkan diri karena tidak ada tempat aman bagi buronan hukum,” tutup Raka Putra Dharmana.

Berita Terkait

Diduga Lakukan Pornoaksi terhadap Anak, Pria di Fatukoa Diamankan Tim Black Panter Polsek Maulafa
Ganggu Istirahat Warga, Polsek Maulafa Bubarkan Dua Pesta Musik Keras
Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB
Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai
Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar
Pencurian Minimarket Beruntun di Kabupaten Kupang, Alfamart Babau Dibobol
Sempat Viral, Pengeroyokan Siswa SMA Efata  di Kabupaten Kupang Berakhir Damai 
SMSI NTT Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan NTTHits, Polres TTU Bantah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Diduga Lakukan Pornoaksi terhadap Anak, Pria di Fatukoa Diamankan Tim Black Panter Polsek Maulafa

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Ganggu Istirahat Warga, Polsek Maulafa Bubarkan Dua Pesta Musik Keras

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar

Berita Terbaru