Kapolsek Maulafa Amankan Keributan di Dapur Makanan Bergizi Gratis  

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Maulafa AKP Fery Nur Alamsyah, S.H bersama personel segera turun tangan, memfasilitasi mediasi, dan berhasil menenangkan situasi. Foto :tribaratanewskupangkota

Kapolsek Maulafa AKP Fery Nur Alamsyah, S.H bersama personel segera turun tangan, memfasilitasi mediasi, dan berhasil menenangkan situasi. Foto :tribaratanewskupangkota

Kupang, NTTPedia.id,- Sebuah perselisihan antara mantan karyawan dan karyawan aktif di Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Maulafa 7 sempat mengganggu aktivitas operasional pada Selasa (21/10/2025) pagi. Keribuatan di SPPG yang beralamat di Jalan H.R. Koroh, Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ini dilaporkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Bello.

Mendapat laporan, Kapolsek Maulafa AKP Fery Nur Alamsyah, S.H bersama personel segera turun tangan, memfasilitasi mediasi, dan berhasil menenangkan situasi.

Dalam mediasi yang berlangsung lancar, kedua pihak menandatangani surat pernyataan perdamaian dan saling memaafkan. Usai mediasi, Kapolsek meninjau dapur MBG sekaligus memberikan himbauan menjaga keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan bagi penerima manfaat.

“Kami mengimbau pengelola dan karyawan selalu menjaga keamanan, kekompakan, dan kebersihan dapur MBG, serta mengawasi kualitas bahan makanan agar tidak ada korban keracunan,” tegas AKP Fery seperti dilansir dari tribaratanewskupang.com.

Usai menyelesaikan masalah, Kapolsek Maulafa melanjutkan kunjungannya dengan melakukan peninjauan di SPPG Maulafa 7. Dalam kesempatan itu, Kapolsek menyampaikan pesan kamtibmas dan himbauan kepada pengelola dan karyawan.

“Kami mengimbau untuk selalu menjaga keamanan, kekompakan, dan kebersihan di sekitar dapur MBG. Program ini sangat mulia dan menjadi tanggung jawab bersama untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam hal gizi dan ketahanan pangan,” ujar AKP Fery.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan kualitas bahan makanan.

“Selalu mengevaluasi bahan-bahan makanan MBG seperti warna, rasa, bau, dan tekstur. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada korban keracunan makanan bagi penerima manfaat,” tambahnya.(tribaratanewskupangkota)

Berita Terkait

Polres Belu dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp23,1 Miliar
Puluhan Wartawan di Kupang Tertipu Undangan Jumpa Pers Bodong RAT Swastisari
Tragis! Bocah 6 Tahun di Kupang Tewas Tertembak Senapan Angin Saat Bermain
Soal MTN, Ahli Perdata Sebut Tanggung Jawab Tak Otomatis pada Pengambil Keputusan
Naik Sidik,Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Rp97 Juta Pembangunan SPPG
Kuasa Hukum Yupiter Selan Sebut Polda NTT Sudah Kantongi Terduga Pelaku Terkait Akun Lika Liku NTT
Riesta Megasari Tolak Restorative Justice , Kasus Penggelapan Uang Bangun SPPG Naik Ke Penyidikan 
Penggugat Tanah Milik Janda di Kupang Tidak Mampu Tunjukan Tapal Batas dan Tak Kenali Para Tetangga 

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:25 WIB

Polres Belu dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp23,1 Miliar

Minggu, 26 April 2026 - 12:05 WIB

Puluhan Wartawan di Kupang Tertipu Undangan Jumpa Pers Bodong RAT Swastisari

Sabtu, 25 April 2026 - 13:59 WIB

Tragis! Bocah 6 Tahun di Kupang Tewas Tertembak Senapan Angin Saat Bermain

Sabtu, 25 April 2026 - 09:24 WIB

Soal MTN, Ahli Perdata Sebut Tanggung Jawab Tak Otomatis pada Pengambil Keputusan

Selasa, 21 April 2026 - 07:58 WIB

Naik Sidik,Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Rp97 Juta Pembangunan SPPG

Berita Terbaru