Keributan Pemuda Sumba dan Alor di Depan Kampus Muhammadiyah Kupang, Polisi Amankan 3 Orang

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 17:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian Polresta Kupang Kota bergerak cepat ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan tentang kericuhan didepan Kampus Muhamadiyah Kupang. Foto: tribaratanewskupangkota

Aparat kepolisian Polresta Kupang Kota bergerak cepat ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan tentang kericuhan didepan Kampus Muhamadiyah Kupang. Foto: tribaratanewskupangkota

Kupang, NTTPedia.id,- Keributan antara dua kelompok pemuda asal Sumba dan Alor, Senin,  (3/11/2025) siang terjadi didepan kampus Muhamadiyah Kupang, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo. Hal itu dipicu kesalahpahaman antara kedua belah pihak.

Aparat kepolisian Polresta Kupang Kota bergerak cepat ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan. Tim terdiri dari Piket Pos Fatululi, Piket SPKT Polresta Kupang Kota, serta Piket Shelter Polda NTT. Personil dipimpin oleh Wakasat Samapta Iptu ST. Sangaria dan Pamapta II Polresta Kupang Kota Ipda Decky Tabebet.

Setibanya di lokasi, petugas langsung membubarkan massa dan mengamankan situasi agar tidak meluas.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa pihaknya mengamankan tiga orang. dua diduga korban dan satu terduga pelaku pengeroyokan.

“ Selain itu, barang bukti berupa sebilah parang berhasil diamankan di TKP. Untuk menghindari keributan susulan dan kepentingan penyelidikan, ketiga orang yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolresta Kupang Kota,” kata Kombes Djoko.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti keributan tersebut.(tb)

Sumber : tribaratanewskupangkota

Baca juga: Berita Viral Nusa Tenggara Timur – NTTPedia

 

Berita Terkait

Diduga Lakukan Pornoaksi terhadap Anak, Pria di Fatukoa Diamankan Tim Black Panter Polsek Maulafa
Ganggu Istirahat Warga, Polsek Maulafa Bubarkan Dua Pesta Musik Keras
Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB
Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai
Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar
Pencurian Minimarket Beruntun di Kabupaten Kupang, Alfamart Babau Dibobol
Sempat Viral, Pengeroyokan Siswa SMA Efata  di Kabupaten Kupang Berakhir Damai 
SMSI NTT Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan NTTHits, Polres TTU Bantah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Diduga Lakukan Pornoaksi terhadap Anak, Pria di Fatukoa Diamankan Tim Black Panter Polsek Maulafa

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Ganggu Istirahat Warga, Polsek Maulafa Bubarkan Dua Pesta Musik Keras

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar

Berita Terbaru