Dili, NTTPedia.id – Penyanyi senior Indonesia Krisdayanti (KD) bersama putrinya Amora Lemos resmi meluncurkan lagu kolaborasi berbahasa Tetun bersama dua musisi asal Timor Leste, Zeferino Martins dan Deonizio de Jesus Ataide, Kamis (27/11/2025).
Suasana penuh kekeluargaan dan antusias mewarnai acara peluncuran kolaborasi lagu berbahasa Tetun yang digelar di Palacio Presidencial Nicolao Lobato, karena dihadiri langsung oleh Presiden Jose Ramos Horta, Wakil Perdana Menteri Mariano Sabino Lopez, serta beberapa pejabat lainnya.
Lagu Tebe Hamutuk dan O Hau Fuan mengusung tema persaudaraan dan harapan tersebut digarap dengan memadukan unsur pop modern dengan sentuhan etnik Timor-Leste.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lagu yang diproduseri oleh suami Krisdayanti, Raul Lemos ini diharapkan menjadi simbol persahabatan budaya antara, serta meningkatkan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Timor Leste kedepan.
Peluncuran lagu ini disambut hangat oleh Presiden Jose Ramos Horta karena menjadi kolaborasi lintas negara yang jarang terjadi, terlebih menggunakan bahasa Tetun sebagai inti pesan.
Presiden Ramos Horta menyampaikan terima kasih kepada Krisdayanti bersama Raul Lemos dan anak-anak, serta musisi muda Timor Leste, karena sudah telah bekerja keras mempromosikan negara termuda anggota ASEAN itu melalui syair berbahasa Tetun.
“Ini sejalan dengan misi utama pemerintah Timor Leste yakni perdamaian. Sehingga atas nama Pemerintah dan semua masyarakat Timor Leste, saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih. Mari kita terus berbuat kebaikan lewat lagu dan tarian tradisi budaya kita,” ucap Presiden Ramos Horta.
Krisdayanti dalam konferensi persnya menegaskan, peluncuran lagu berbahasa tetun ini menjadi bagian dari kerjasama bilateral antara Indonesia dan Timor Leste melalui musik dan budaya.
“Kerjasama dalam bidang seni musik, seni tari dan budaya yang harus terus dikolaborasikan sehingga seni dan budaya Timor Leste dikenal hingga ke seluruh dunia,” katanya.
Menurut Krisdayanti, peluncuran album Tetun ini murni ide dari Raul Lemos sang suami. Sehingga ia merasa bangga dan haru semuanya terlaksana dan berjalan sesuai yang diharapkan.
“Saya bilang ke suami bahwa cita-cita mulia kamu selama ini berhasil dirilis dan lagu-lagu itu bisa didownload dan didengar di semua platform musik digital di dunia,” jelasnya.
“Kami tidak bisa berkolaborasi sehebat ini tanpa para komposer. Saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik saya seperti Zeferino Martins dan Deonizio de Jesus Ataide, yang sudah ciptakan lagu-lagu ini dan di-arensemen secara baik,” tambah Krisdayanti.
Selain pertunjukan perdana, acara launching juga dihadiri musisi-musisi Timor Leste, termasuk komunitas seni dan pejabat budaya yang menyambut positif upaya penguatan hubungan melalui karya kreatif.
Kolaborasi ini juga untuk memperingati 50 Tahun Proklamasi Kemerdekaan Timor Leste, dengan harapan menjadi jembatan baru bagi musisi indonesia dan Timor Leste untuk semakin sering berkarya bersama dan memperkenalkan keindahan bahasa Tetun ke tingkat yang lebih luas.















